Peringatan HAKORDIA 2025, Bupati Madiun Sebut Tertib Administrasi, Kunci Cegah Korupsi

  • Bagikan

Madiun | MMC – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Pemkab Madiun melalui Inspektorat, menggelar acara jalan sehat dan senam bersama di lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, pada Jumat (5/12/2025).

Acara ini, melibatakan seluruh ASN (aparatur sipil negara) di lingkup Pemkab Madiun, pelajar, hingga masyarakat.

HAKORDIA tahun ini mengangkat tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi.” Tema ini menjadi penegasan komitmen Pemkab Madiun untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kualitas pengawasan, serta mendorong seluruh ASN mengambil peran aktif dalam pencegahan korupsi.

Dalam sambutanya Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan, setiap tanggal 9 Desember, dunia memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA). Momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan bahaya korupsi yang menggerogoti berbagai aspek kehidupan.

“Korupsi bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah sosial, ekonomi, dan moral yang menghambat kemajuan bangsa,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa integritas, profesionalitas, dan semangat anti korupsi harus menjadi fondasi utama bagi seluruh pegawai Pemkab Madiun. HAKORDIA menjadi penguat semangat ASN untuk menjaga integritas. Ia menyampaikan keyakinan, bahwa pemerintahan yang bersih akan mendukung percepatan pembangunan daerah Kabupaten Madiun BERSAHAJA.

“Pemberantasan korupsi membutuhkan aksi nyata dari semua pihak. Pemkab Madiun akan terus meningkatkan integritas, transparansi dan akuntabilitas, serta memberikan contoh yang baik dalam clean dari korupsi,” tegasnya.

Hakordia Madiun 2025

Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Madiun Joko Lelono mengatakan, Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), memiliki peran sentral dalam mengawal jalannya pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Namun, peran ini tidak akan maksimal tanpa dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga mengatakan bahwa inspektorat mengajak seluruh unit kerja untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah nyata bakti kepada negeri.

“Mari kita satukan langkah, satukan tekad, dan satukan aksi untuk membangun Indonesia, khususnya di daerah kita, menjadi negeri yang bebas dari korupsi. Semoga dengan komitmen yang kuat, kita dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berintegritas,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa maksud diselenggarakan acara ini adalah untuk memperkuat gerakan antikorupsi melalui pendekatan yang inklusif partisipatif berkelanjutan.

Tujuannya, lanjut Joko, untuk memperkuat sinergi, kolaborasi antara Kementerian Lembaga Pemerintahan Daerah, sektor usaha, sektor pendidikan serta organisasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya korupsi serta dampaknya terhadap sosial, ekonomi, dan politik bangsa.

“Melalui tema HAKORDIA ini diharapkan semakin kuat komitmen dan partisipasi aktif seluruh elemen dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas demi tercapainya tujuan Pembangunan Nasional,” pungkasnya.(pgh/red)

  • Bagikan