Ende- Anggota DPRD Ende dari Fraksi PSI, Anselmus Kaise mendesak pemerintah segera menutup aktivitas Galian C di Desa Sanggaroro, Kecamatan Nangapanda.
Ansel menyatakan hal itu lantaran pemukiman warga Kelurahan Ndorurea sering terendam banjir ketika musim hujan.
Ia menyebut bencana banjir terjadi akibat aktivitas Galian C yang tidak tuntas oleh PT Novita Karya Taga di wilayah itu.
“Saya minta tutup, Sat Pol-PP turun ke sini untuk tutup. Jangan hanya berani tutup toko-toko kecil di Kota Ende,” ujar Ansel saat Musrembang tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan RKPD Ende tahun 2027 di Aula Kantor Camat Nangapanda pada Selasa, 10 Februari 2026.
“Saya satu orang yang melawan itu Galian C, mau itu kontraktor besar kita lawan,” ujarnya.
Anggota DPRD Ende dari Fraksi PKB, Saiful Rahmat Soi juga menyoroti aktivitas Galian C oleh PT Novita Karya Taga di Desa Sanggaroro, Kecamatan Nangapanda.
Dampak aktivitas Galian C tersebut sering dikeluhkan warga saat Saiful melakukan reses. Salah satu keluhan adalah terjadinya abrasi sungai.
“Itu ada beberapa tanaman warga yang menjadi korban abrasi sungai. Nah, ini yang sering warga keluhkan dan sepertinya tidak diindahkan oleh PT itu sendiri,” tegasnya.
Menurut Saiful, aktivitas pengambilan materialnya yang semakin dalam justru membuat kolam semakin besar.
Ia berjanji dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan secara langsung aktivitas Galian C di Desa Sanggaroro.















