Fasilitasi Purna Paskibraka dan Duta Pancasila, Bakesbangpol Kabupaten Madiun Beri Pesan Penting kepada Ratusan Pelajar

  • Bagikan

Madiun | MMC – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Bakesbangpol menyelenggarakan kegiatan fasilitasi Purna Paskibraka dan duta Pancasila. Bertempat di Hotel Setia Budi, acara digelar, Selasa (18/11/2025).

Hadir dalam kegiatan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Madiun Hestu Wiradriawan, narasumber dari Polresta Madiun Putut Dwi Cahyono dan ratusan pelajar SMA/SMK se Kabupaten Madiun.

Membuka acara, Hestu mengatakan tantangan di era digital saat ini sangat luar biasa. Banyak informasi hoax yang berpotensi merusak moral generasi.

“Kita sekarang adalah generasi yang mungkin banyak diterpa berita miring. Harus pinter intropeksi. Bukan berarti jaman dulu tidak ada informasi negatif seperti sekarang. Sebenarnya sama, hanya saja dulu banyak yang tidak terekspos seperti sekarang,” terang Hestu.

Keberadaan medsos saat ini, lanjut Hestu, bisa menjadi hal yang positif atau negatif bagi yang menggunakan. Tak dipungkiri, media sosial sekarang begitu banyak berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

“Saya harap untuk adik-adik disini tidak menggunakan jari-jarinya untuk share berita yang belum tentu kebenarannya. Tantangan era kita beda. Jadi kalau dulu ada istilah mulutmu adalah harimaumu, sekarang jarimu adalah harimaumu,” imbuh Hestu.

Menutup sambutan, Hestu berpesan kepada seluruh siswa siswi untuk pintar-pintar memilah. Mana yang baik dan mana yang buruk.

“Jangan sekali-kali mencoba judi online maupun pinjol. Tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penipuan. Misal ada paketan datang, sekiranya tidak merasa belanja atau memesan, jangan sekali-kali diterima. Kemudian, jauhi narkoba dan stop bullying di sekolah. Berkaca dari kasus SMA di Jakarta, bullying berdampak fatal. Kalau terjadi di sekolah kalian, hentikan. Bukan malah menjadi provokator,” pesannya.

Kabupaten Madiun merupakan daerah berjuluk Kampung pesilat Indonesia. Mempunyai 14 perguruan dalam naungan IPSI.

“Silahkan mengikuti pencak silat sesuai dengan hati nurani. Hal-hal yang negatif tolong dihindari karena ini mendekati situasi yang krusial di akhir tahun. Kalau mengikuti perguruan pencak, harus pinter mengambil manfaat positifnya,” pungkas Hestu.(pgh/red)

  • Bagikan