Pesta Rakyat Sepasma 2026 Dukcapil Kabupaten Madiun Buka Layanan di Lapangan Sareng Geger

  • Bagikan

MADIUN. | MMC –Pesta rakyat sepasma (Sepasar ing Madiun)2026 resmi dimulai pembukaan festifal budaya dan ekonomi kreatif tahunan ini di pusatkan di wilayah selatan, tepat nya di taman Rekso Wilis .desa Sareng ,kecamatan Geger Kabupaten, Madiun Senin Malam (22/6/2026).

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat
kembali turun langsung ke desa lewat program “Bakti Harmoni Bersahaja”. Kali ini giliran warga Desa Sareng Kec. Geger yang mendapat layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) jemput bola “Leladi Sesami”
di Kegiatan Bahana Bersahaja yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun pada Senin- Selasa( 22- 28 Juni 2026).

Kegiatan yang digelar Lapangan Taman Rekso Wilis Sareng geger ini bertujuan mendekatkan pelayanan Adminduk kepada masyarakat yang terkendala jarak dan waktu ke pusat kota Madiun. Warga Sareng dan sekitarnya antusias mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus ke kantor Dukcapil.

Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun Sayoga, menyampaikan bahwa Leladi Sesami atau Layanan Administrasi Desa dan Adminduk Sesami kami hadirkan untuk memastikan semua warga, khususnya lansia, pelajar pemula KTP, dan ibu-ibu, bisa mengakses layanan dengan mudah.

“Melalui kegiatan Bahana Bersahaja seluruh pelayanan Adminduk bisa diselesaikan di lokasi langsung jadi tanpa harus mendatangi kantor atau Mal Pelayanan Publik (MPP) dan gratis tanpa dipungut biaya,” tegasnya

Adapun layanan yang dibuka meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik, pembuatan dan cetak Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, akta kelahiran, akta kematian, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam kepengurusan Indentitas Kependudukan Digital (IKD), mengingat IKD memiliki keistimewaan utama berupa praktis dan keamanan tinggi yang bisa langsung diakses melalui smartphone,” jelasnya.

Sayoga menambahkan, semua program Dukcapil bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat hingga ke desa, seperti inovasi terbaru dari Dukcapil “Sarapan Pecel” Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen langsung dari kantor desa.

Dukcapil Madiun menargetkan warga Desa Sareng Dan Sekitarnya terlayani sampai selesai acara dan memastikan tidak ada warga Desa Sareng yang pulang kecewa karena kehabisan kuota.

Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, Program Bakti Harmoni Bersahaja adalah bentuk nyata pemerintah hadir tanpa batas.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga Madiun yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan hanya karena jarak,” ujarnya.

Program Bakti Harmoni Bersahaja akan terus bergulir ke desa-desa lain di Kabupaten Madiun sepanjang 2026, dengan target seluruh warga terlayani Adminduk dengan mudah dan cepat”(pgh/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan