FMR Bogor Raya Turun Ke Jalan: Tutup Permanen Platinum Massage, Tuntut Bongkar Jaringan Perdagangan Orang di Sentul

  • Bagikan

KABUPATEN BOGOR | MMCNews.id — Suara masyarakat mulai bergema. Federasi Mahasiswa Revolusioner (FMR) Bogor Raya secara resmi mengumumkan aksi unjuk rasa besar-besaran pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB, menuntut penutupan dan penyegelan permanen tempat usaha yang diduga menjadi sarang perdagangan dan eksploitasi perempuan: Platinum Massage, berlokasi di Ruko Plaza Amsterdam Blok A No. 10, Sebrang AEON Mall Sentul, Kabupaten Bogor.

Langkah ini diambil setelah hasil investigasi mendalam yang mengungkap fakta mencengangkan: tempat yang menyamar sebagai panti pijat itu ternyata beroperasi sebagai pasar manusia, memajang deretan perempuan lengkap dengan nama dan label “BARU” seolah barang dagangan.

 

📄 SURAT RESMI DAN DASAR TUNTUTAN

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi nomor 113/V/FMR-BGR/2026 yang ditandatangani Bagas Pamungkas, Ketua FMR Bogor Raya, dikirimkan kepada Kapolres Bogor, tembusan Bupati Bogor, DPRD, Kejaksaan, dan instansi terkait, terungkap:

 

Dugaan-Dugaan:

1. Bukan sekadar pijat, melainkan “pasar manusia” — memajang foto perempuan lengkap identitas, diberi label “BARU” seolah stok barang baru masuk

2. Jaringan terstruktur — pelaku bernama Bayu mengaku sebagai pemasar, namun diduga hanya kaki tangan; ada jajaran di atasnya yang mengatur pasokan

3. Aliran uang terorganisir — Bayu mengaku menerima “komisi” tiap orang yang dikirim ke tempat tersebut, bukti praktik perdagangan manusia yang sistematis

4. Beroperasi terang-terangan — tepat di seberang AEON Mall Sentul, buka setiap hari pukul 11.00–23.00, seakan mendapat perlindungan khusus

5. Melanggar UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang — ancaman pidana berat menanti pelaku

 

✊ TUNTUTAN TEGAS FMR BOGOR RAYA

FMR menuntut 7 poin tegas kepada Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bogor:

1. TUTUP & SEGEL PERMANEN Platinum Massage, tidak boleh dibuka kembali dengan alasan apa pun

2. Lakukan penyelidikan menyeluruh — telusuri seluruh jaringan, tidak hanya menangkap yang di permukaan

3. Tindak semua pihak — pemilik, pemasar, perantara, hingga siapa pun yang menerima keuntungan; tidak boleh ada yang “hanya bawahan”

4. Ungkap identitas bos sebenarnya — jangan berhenti di Bayu; siapa yang berada di balik layar?

5. Lindungi korban — berikan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan bagi perempuan yang dieksploitasi

6. Audit seluruh Sentul — periksa tempat pijat dan sejenisnya di kawasan Sentul secara menyeluruh; banyak yang diduga beroperasi sama

7. Tindak pelindung di balik — jika ada oknum aparat/pejabat yang melindungi atau menerima suap, proses sesuai hukum

 

📢 AKSI LAPANGAN: JUMAT 28 AGUSTUS 2026

Hal Keterangan

Hari/Tanggal Jumat, 28 Agustus 2026

Waktu 13.00 WIB

Lokasi Satpol PP Kabupaten Bogor — Kantor Bupati Bogor / Platinum Massage

Peserta 50–100 orang: FMR, Aliansi Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, Warga

Perlengkapan Mobil Komando, Spanduk/Poster, Bendera

Sifat Aksi Damai, Tertib, Konstitusional

“Kami berkomitmen melaksanakan aksi ini secara damai, tertib, dan tidak anarkis. Namun tuntutan kami tidak bisa ditawar: keadilan dan penegakan hukum tanpa pandang bulu,” tegas Bagas Pamungkas.

 

⚠️ PERTANYAAN YANG TETAP MENUNGGU JAWABAN

– Mengapa tempat ini beroperasi terang-terangan di lokasi strategis tanpa diganggu?

– Siapa yang melindungi sehingga tidak ada penindakan selama ini?

– Benarkah Bayu hanya bawahan? Siapa pemilik sebenarnya?

– Apakah ada oknum aparat yang mendapat bagian?

FMR menegaskan: jika penegakan hukum tidak berjalan, suara rakyat akan semakin keras.

 

Sumber: Surat Resmi FMR Bogor Raya No. 113/V/FMR-BGR/2026, 24 Agustus 2026

Laporan: Iwan — MMCNews.id

  • Bagikan