Muara Enim – MMCnews.id
-SURAT TERBUKA MASYARAKAT-
Bagi kami Tuhanlah tempat sebaik baik mengadu, matinya lampu penerang jalan di kota Muaraenim tercinta ini, bukan tidak memakan korban, pernah terjadi lakalantas, pernah juga kriminalitas.
Betapa banyak pejabat di Muaraenim ini punya mata tapi tak melihat, punya telinga tapi tak mendengar, mereka sudah terbiasah dengan permainan, ketika lampu penerang jalan rusak akan di perbaiki di tahun berikutnya begitupun seterusnya.
Sudah dilaporkan ke Kejari Muaraenim tapi seolah Oknum mantan camat Muaraenim Kebal hukum, sudah di jadwalkan di Humas DPRD Muaraenim, tetapi DPRDnya tidak segera membentuk tim khusus, atau memanggil pihak terkait, hebatnya lagi mantan PJ Bupati Muaraenim H Nasrun Umar malah mengangkat oknum tersebut menjadi Kadispora Muaraenim.
Pelantikan PJ Bupati Muaraenim H Kurniawan pun disambut banyaknya lampu penerang jalan yang mati.
Bagi kami memperbaiki lampu penerang jalan adalah persoalan yang sangat mudah karena pemerintah sudah menganggarkannya, tetapi kami menduga keras proyek tersebut tidak dilaksanakan dengan seratus persen sehingga meski dilaksanakan di hampir penghujung tahun 2021 tetapi hasilnya masih banyak yang mati.
Berdasarkan runtutan kejadian tersebut di atas saya Syerin Apriandi Warga Desa Muaralawai sekaligus pelapor :
1. Meminta dukungan kepada seluruh LSM, Ormas, OKP, Wartawan yang ada di kabupaten Muaraenim untuk mengawal laporan saya tersebut di Kejari Muaraenim.















