“Bullying bukanlah hal sepele. Tindakan mengejek, merendahkan, atau menyisihkan teman bisa meninggalkan luka yang mendalam. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Mari kita ciptakan budaya saling menghormati dan tolong-menolong antar teman,” tegasnya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi keterlibatan Polsek Taman dalam memberikan edukasi positif kepada siswa. Kepala SMP Muhammadiyah 2 Taman menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembinaan disiplin siswa.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolahnya, tetapi juga mulai memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai pelajar yang disiplin, patuh hukum, dan memiliki empati terhadap sesama.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar lalu lintas dan bullying. Suasana berlangsung interaktif dan edukatif, menunjukkan besarnya minat serta kesadaran siswa terhadap isu-isu penting yang disampaikan. (Sis)















