MMCNEWS.ID | Meski belum nampak terlaksana, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang menyatakan siap mendukung pengoperasian bus TransJatim di wilayah Kabupaten Jombang, hal ini dikarenakan hingga akhir Agustus 2025 proyek tersebut masih saja dalam tahap perencanaan oleh Pemprov Jawa Timur.
Budi Winarno selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang mengatakan, jika pihaknya belum menerima keputusan resmi dari pemprov Jawa Timur terkait rute baru yang menghubungkan Terminal Lespadangan, Mojokerto dengan Jombang.
“Belum, karena masih perencanaan dari Dishub Provinsi dengan rute Lespadangan–Jombang,” kata Budi Winarno kepada wartawan pada Jumat (29/08/2025).
Ia juga menjelaskan meski masih tahap perencanaan rute yang direncanakan akan melewati kawasan industri yang ada di utara Sungai Brantas. Jalur ini dinilai strategis karena mendukung mobilitas pekerja dan dapat mengurangi beban lalu lintas kendaraan pribadi.
Pengembangan koridor baru ini merupakan bagian dari rencana besar Pemprov Jatim untuk mengoperasikan total 10 koridor TransJatim yang menghubungkan wilayah-wilayah strategis dalam kawasan Gerbangkertasusila.
Diketahui hingga Agustus 2025, sudah ada enam koridor TransJatim yang beroperasi. Salah satunya adalah koridor VI Mojokerto–Sidoarjo yang resmi diluncurkan pada 26 Mei 2025. Sementara koridor VII Lamongan–Paciran kini tinggal menunggu jadwal peresmian.
Sementara itu, Kepala Dishub Provinsi Jawa Timur, Nyono, menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan penambahan tiga koridor baru TransJatim, termasuk Mojokerto–Jombang, serta Sidoarjo–Gempol, Pasuruan. Targetnya, ketiga koridor tersebut bisa mulai beroperasi pada 2026.
Reporter: Adi















