MPLS SMPN 1 Peterongan, Berkomitmen Ciptakan Generasi Berkarakter Tanpa Bullying

  • Bagikan
Foto: Makhshushotin, Kepala Sekolah SMPN 1 Peterongan bersama Sutyo Praftomo, wakil ketua panitia MPLS dan Anti Qurrota a'yun selaku Ur. kesiswaan

MMCNEWS.ID | Mengawali tahun ajaran baru dengan suntikan semangat positif, SMPN 1 Peterongan, Kabupaten Jombang, resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/6/2026).

Menariknya, MPLS tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni penyambutan biasa, melainkan momentum penting bagi sekolah untuk menegaskan komitmennya melalui Deklarasi Anti-Bullying (Perundungan).

 

Sebagai simbol dimulainya lembaran baru bagi para siswa, pembukaan MPLS ditandai dengan penerbangan balon ke udara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan atribut khas SMP secara simbolis kepada perwakilan peserta didik baru.

Kepala Sekolah SMPN 1 Peterongan, Makhshushotin S.Pd., menegaskan bahwa integrasi deklarasi anti-bullying ke dalam agenda MPLS merupakan langkah pencegahan yang sangat penting, langkah ini diambil demi memastikan sekolah menjadi tempat yang aman dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

 

“Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa. Deklarasi ini adalah komitmen bersama agar tidak ada lagi ruang bagi tindakan perundungan dalam bentuk apa pun di sekolah ini,” tegas Makhshushotin.

Di balik kemeriahan dan kesuksesan hari pertama MPLS ini, ada kerja keras dan kolaborasi solid dari jajaran panitia. Sutyo Praftomo selaku Wakil Ketua Panitia MPLS, bahu-membahu bersama Anti Qurrota A’yun dari Urusan (Ur.) Kesiswaan dalam merancang seluruh rangkaian kegiatan.

Berkat sinergi tersebut, masa pengenalan ini berhasil disajikan secara edukatif sekaligus interaktif, membuat para siswa baru antusias mengikuti jalannya MPLS.

Melalui deklarasi yang diikrarkan sejak hari pertama sekolah, SMPN 1 Peterongan menaruh harapan besar untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul dan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi serta karakter yang lebih baik.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan