Seluruh umat Kristiani hari ini (07/04/2023) tentunya akan hadir di setiap gereja, untuk beribadah memperingati hari wafatnya Isa Almasih.
Didalam ibadah tersebut, tentunya seluruh umat kristiani diingatkan terhadap pengorbanan yesus kristus akan dirinya demi menyelematkan semua orang percaya kepadaNya.
Memaknai Jumat Agung, tentunya kita boleh mendefenisikan dengan versi kita masing-masing, dimana kita akan mengingat sejarah perjalanan yesus ke kayu salib di bukit golgotha. Namun selain memaknai kematian yesus di kayu salib oleh karena dosa kita manusia, kita juga harus mengetahui, bagaimana yesus mempersiapkan dirinya sebelum IA Dipersalibkan.
Saat sebelum yesus disalibkan, IA juga menemui ke 12 para muridnya dan mengajak untuk makan, minum, dan berdoa agar mereka tidak masuk dalam pencobaan. Sesungguhnya secara klasik, yesus menginginkan komiten daripada seluruh murid-muridnya untuk tetap hidup sebagai melayani, bukan untuk dilayani, sama halnya seperi yesus kristus. Yesus juga turut memberi pengharapan kepada mereka akan upah yang harus diterima manusia dalam perbuatan baik.
Yesus Jalan Keselamatan.
Tentunya tidak ada tawar menawar bagi manusia yang hidup dalam iman percayanya kepada yesus kristus. Seluruh manusia yang percaya kepada yesus tentunya harus mengimani bahwa tiada jalan menuju kehidupan abadi, kecuali lewat kematian oleh yesus kristus, karena itu seberat apapun beban hidup, kita harus berserah kepada tuhan.
Setia Kepada Tuhan.
Kesetiaan orang percaya tentunya sangat dibutuhkan, untuk tetap mengimani bahwa besarnya kasih setia tuhan didalam kehidupan manusia. Didalam kehidupan sehari hari tentunya kita semua tidak terlepas dari ujian dan pencobaan, namun kita diminta untuk tetap setia kepada yesus sekalipun itu dikala suka dan berduka cita. Kesetiaan sebagai pelayan tuhan tentunya juga menjadi suatu hal yang prioritas harus kita lakukan, dimana pelayanan kita akan membuahkan hasil, dengan pertambahan orang percaya.
Persembahan Yang Hakiki.
Persembahan kepada yesus mendidik kita untuk tetap mampu bersyukur atas perlindungan tuhan didalan kehidupan kita, seberapa jauh perbedaan nilai persembahan kita terhadap persembahan yang dilakukan oleh yesus, tentu harus mampu membangkitkan kita untuk mampu memberi persembahan kepadaNya dengan tulus dan ikhlas, sebab kematian yesus di kayu salib merupakan suatu persembahan yang tiada duanya. Karena itu, sebagai umat yang ditebus dari belenggu dosa, kita harus komit mengikut dan melayani tuhan, serta mampu melawan kesusahan dan penderitaan bersenjatakan iman percaya kita kepada tuhan.Selamat Mengenang Jalan Sengsara Yesus. (Penulis : Lamhot Jhon Frobel Naibaho SPd

















