Menuju Jombang Resik 2029, Kolaborasi Ratusan Warga dalam World Cleanup Day

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Semangat kolaborasi untuk lingkungan bersih membahana di Jombang pada Sabtu (20/9/2025). Ratusan warga dari berbagai elemen, mulai dari aparatur pemerintah, TNI/Polri, organisasi kepemudaan, hingga pelajar, bersatu padu dalam aksi kebersihan massal yang menjadi bagian dari peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025.

​Kegiatan yang dipusatkan di Dam Jetis, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 untuk mewujudkan 100% sampah terkelola di Indonesia.

Mewakili Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si., menekankan bahwa penanganan sampah adalah isu krusial. Ia mengungkapkan, hingga akhir 2024, pengelolaan sampah di Jombang baru mencapai 46%. Dari total 530 ton sampah per hari, masih ada 54% yang belum tertangani.

​“Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen serius meningkatkan pencapaian target pengelolaan sampah, selaras dengan RPJMN, menuju Indonesia Bersih 2029 – Jombang Resik 2029,” tegas Agus Purnomo, membacakan sambutan Bupati.

Gerakan Berkelanjutan
​Aksi WCD 2025 ini menjadi titik awal dari serangkaian kegiatan kebersihan yang akan berlangsung hingga 15 Oktober 2025. Gerakan ini bertujuan untuk menggerakkan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, membersihkan titik-titik sampah liar, dan membiasakan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

​Dalam sambutan Bupati, ditekankan pentingnya beberapa langkah konkret, seperti:
Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. ​Pembiasaan memilah sampah dari rumah.
Pengembangan ekonomi sirkular melalui bank sampah dan TPS3R. ​Bupati juga berharap adanya dukungan penuh dari sektor swasta untuk mencapai target ini. ​

 

Kekuatan Kolaborasi
​Aksi bersih-bersih ini melibatkan hampir 500 peserta, termasuk 30 tenaga lapangan dan 50 tenaga kantor dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), 30 tenaga dari Dinas PU, 20 personel dari BBWS/PJT, 20 personel BPBD, unsur TNI/Polri, PKK, serta 90 anggota Ansor, Banser, dan Karang Taruna dari 18 desa di Mojoagung. Lebih dari 200 siswa sekolah/madrasah juga turut serta, menunjukkan antusiasme generasi muda.

​Untuk memastikan kelancaran kegiatan, sejumlah peralatan dikerahkan. Alat berat dan truk pengangkut sampah dari Dinas PU dan DLH bekerja maksimal, dibantu perahu karet dari BPBD. Para peserta dilengkapi dengan alat sederhana seperti karung, cakar besi, sarung tangan, masker, dan rompi keselamatan.

​Rangkaian acara diawali dengan apel pasukan yang dipimpin oleh Sekdakab Jombang, kemudian dilanjutkan dengan aksi nyata membersihkan dan memilah sampah.

​“Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan upaya kita dalam menjaga serta melestarikan lingkungan. Mari kita terus bersemangat berkolaborasi untuk Indonesia Bersih, untuk Jombang Resik,” pungkas Bupati dalam sambutannya.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan