Pencegahan Stunting Desa Kalongliud Berbasis Kearifan Lokal 

  • Bagikan
Img 20240914 165947

Program ketahanan pangan hewani Desa Kalongliud. Dok: Istimewa.

Bogor|MMC, Jabar – Program pencegahan stunting Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung selama 3 tahun telah berjalan menggunakan menu-menu bergizi berbasis kearifan lokal.

Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman mengatakan integrasi itu dilakukan dengan memanfaatkan program ketahanan pangan yang mana bentuk keseriusan dan tanggungjawab dalam tujuan pembangunan berkelanjutan sesuai Sustainable Deveopment Goals (SDGs).

“Selain sayur-mayur, kan wajib untuk hewani agar konsumsi pangan yang sehat juga. Bahkan, program stunting ini sudah berbasis lokal yang sekarang dijalankan sudah 3 tahun melaksanakan pencegahan program stunting,” kata Jani kepada  jabar.mmcnews.id belum lama ini.

Secara spesifikasi, program ketahanan pangan berupa hewani yaitu kambing, ikan dan ayam petelur.

“Tahun 2022 itu kambing, lele, ayam petelur dan ikan gurame. Disusul 2023 fokus di kambing dan 2024 ini kambing dan ikan nila,” kata dia.

Dedengkot Apdesi Kecamatan Nanggung ini menambahkan selain pemberian makanan tambahan (PMT) secara kontinu, ada kelas ibu hamil dan balita juga.

Menurutnya, hal itu dapat dilihat dari persentase angka yang sudah bergizi.

“Dibukanya kelas ibu hamil dan balita, terus untuk memberikan tambahan makanan atau PMT tahun 2024 kita secara kontinu tiap hari selama target 2 bulan,” tambahnya.

Img 20240914 170047
Kelas ibu hamil dan balita.

Ditempat yang sama, bidan desa setempat menjelaskan adanya program PMT yang berbasis kearifan lokal menunjukkan angka yang cukup signifikan dalam membantu pencegahan stunting.

“Untuk keberhasilan, Alhamdulillah bayi sudah pada naik timbangannya walaupun masih dikategori kurang tapi timbangan meningkat/naik,” ucap Riska Rizkiana.

Riska menunjukkan persentase angka bisa dilihat untuk balita yang lulus atau sudah gizi baik ada 16,6 persen dari jumlah sasaran sedangkan ibu hamil sama seperti balita sudah 43 persen yang lulus atau sudah status gizi baik.

Diketahui, Desa Kalongliud yang telah berstatus maju pada tahun 2023 itu terus berbenah dan berinovasi dalam melaksanakan program berkelanjutan.

Img 20240914 170130
Program ketahanan pangan sayur-mayur.

Catatan jabar.mmcnews.id tahun sebelumnya, Desa Kalongliud cukup lihai dalam mengelola program ketahanan pangan. Hal ini bisa terlihat dari lahan yang dikelola 4 kelompok tani sekitar 7,1 hektar lebih yang dikelola. (Dery).

  • Bagikan