Tidak menunggu proses anggaran, Dishub Jombang langsung mengambil langkah darurat. Tim teknis telah dikirim untuk melakukan assessment mendetail, mengidentifikasi mana titik yang memerlukan perbaikan ringan, sedang, atau penggantian total.
”Kami akan segera turun ke lokasi untuk mengecek setiap titik. Sementara ini, beberapa titik kerusakan berat akan kami lakukan pembenahan sementara untuk memastikan PJU tetap memberikan penerangan dan mencegah potensi bahaya di jalan,” ujar Sugianto.
Langkah cepat ini menunjukkan Dishub tidak ingin ada blank spot penerangan yang membahayakan warga, terutama di titik-titik rawan.
Untuk perbaikan menyeluruh, termasuk pemasangan tiang baru yang sesuai standar, Dishub berencana mengusulkan anggaran pada tahun 2026 atau 2027.
Namun, Sugianto juga membuka ‘jalur kilat’ penganggaran. “Jika situasinya mengharuskan tindakan lebih cepat dan mendesak, opsi pengajuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (P-A-K) akan kami pertimbangkan,” jelasnya.
Dishub Jombang berkomitmen menjadikan PJU Ngusikan sebagai prioritas utama. Dengan respons cepat dan langkah taktis ini, masyarakat Ngusikan berharap jalanan mereka segera terang benderang kembali, meningkatkan keamanan, dan mengakhiri kekhawatiran yang selama ini membayangi.
Reporter: Adi















