SMKN 1 Lumajang Sekolah Vokasi Unggulan

  • Bagikan

Lumajang | mmc.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMK Negeri 1 Lumajang. Sebanyak 16 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia.

Kelulusan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan serta pembinaan akademik dan nonakademik yang terus dijaga oleh SMKN 1 Lumajang. SNBP sendiri merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menitikberatkan pada nilai rapor, prestasi akademik maupun nonakademik siswa selama di bangku sekolah.

Kepala SMKN 1 Lumajang, Susie Harini, M.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian para siswanya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta sistem pembinaan yang terstruktur di sekolah.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari proses panjang. SNBP bukan sekadar seleksi, tetapi penghargaan atas konsistensi prestasi siswa sejak kelas X hingga kelas XII. Kami bangga atas perjuangan mereka,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sekolah terus mendorong siswa untuk memahami proses seleksi SNBP sejak dini, mulai dari kepemilikan akun SNPMB, pemenuhan kriteria siswa eligible, hingga strategi pemilihan program studi.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Maman, menjelaskan bahwa proses menuju SNBP tidaklah instan. Ada sejumlah tahapan penting yang harus dilalui siswa.

“Langkah awal siswa wajib memiliki akun SNPMB sebagai akses utama pendaftaran. Selanjutnya, hanya siswa yang masuk kategori eligible—berdasarkan pemeringkatan nilai rapor semester 1 sampai 5—yang bisa mengikuti SNBP,” jelasnya.

Ia menambahkan, sekolah juga berperan penting dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang menjadi basis utama penilaian SNBP.

“Data nilai rapor dan prestasi siswa diinput ke PDSS oleh sekolah. Setelah finalisasi, siswa bisa melanjutkan pendaftaran hingga mencetak kartu peserta. Untuk prodi tertentu seperti seni dan olahraga, siswa juga wajib mengunggah portofolio,” tambah Maman.

Selain itu, siswa diberikan keleluasaan memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi maupun berbeda kampus, dengan mempertimbangkan ketentuan wilayah provinsi.

Pihak sekolah juga memastikan pendampingan bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), agar mereka tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

Keberhasilan 16 siswa ini diharapkan menjadi motivasi bagi adik kelas untuk terus meningkatkan prestasi dan mempersiapkan diri sejak dini.

“Lolos SNBP bukan akhir, tetapi awal perjalanan menuju masa depan. Kami berharap mereka bisa terus berprestasi di perguruan tinggi dan membawa nama baik sekolah,” tutup Kepala SMKN 1 Lumajang.

Dengan capaian ini, SMKN 1 Lumajang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi unggulan yang mampu mencetak lulusan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

(sin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan