“Saya berpesan agar seluruh proses di dapur SPPG ini dapat dilaksanakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian.
Hal ini perlu benar-benar dijaga secara konsisten dan berkelanjutan, agar tidak muncul resiko-resiko yang tidak kita inginkan, seperti keracunan makanan atau masalah kesehatan lainnya, ” jelas Bupati Warsubi.
Bupati Warsubi menekankan, aspek kualitas, kebersihan, dan kehati-hatian menjadi prinsip yang tidak boleh diabaikan. Lebih lanjut senada dengan Kapolres Jombang.
Bupati juga berharap SPPG ini dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Salah satu tujuan besar dari program makan bergizi gratis adalah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tingkat lokal,” jelas Bupati Jombang.
Bupati Warsubi mendorong agar SPPG ini dapat bersinergi dengan Bumdes maupun Kopdes dalam pengadaan bahan pangan lokal, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara langsung oleh warga sekitar.
Dalam kesempatan ini, Bupati Jombang bersama Kapolres Jombang beserta rombongan melaksanakan prosesi potong pita menandai peresmian SPPG Polri Polres Jombang. Rombongan turut meninjau SPPG mulai dari lokasi penyotiran bahan, pemasakan, hingga ruang persiapan MBG sebelum didistribusikan.
Tak hanya itu, Bupati Jombang turut melepas 2 unit mobil MBG yang bersiap mengantar makanan. Dengan adanya peninjauan ini, pihaknya berharap MBG yang didistribusikan kepada anak-anak benar-benar aman.
Reporter: Adi















