Ali Mashar menambahkan, pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) Desa Mancilan, untuk tenaga kerja kita ambilkan dari warga setempat. Mutu pekerjaan dapat dipertanggung jawabkan langsung kepada pemerintah, dan kami tidak mendatangkan pekerja dari luar desa. Semua tenaga kerja diambilkan dari warga sekitar.
“Dalam pengerjaan, kami juga mengutamakan kualitas dan mutu hasil pekerjaan. Agar menghasilkan bangunan yang berkualitas baik, masa penggunaan bangunan bisa bertahan lama.” Pungkas Ali Mashar.
Menurut Budi wakil TPK, pembangunan JUT ini disambut positif oleh masyarakat, jalan menuju ke area sawah, dulunya adalah jalan tanah yang bergelombang dan becek, apabila hujan akan berlumpur dan licin. Sehingga sangat mengganggu aktivitas petani untuk menuju ke lahan persawahan.
Ia juga menjelaskan, bahwa pembangunan JUT ini merupakan bagian dari komitmen Pemdes Mancilan, untuk mendukung dan memperlancar aktifitas pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar. Sekaligus untuk memperlancar masyarakat mengangkut sarana produksi menuju lahan pertanian,” pungkasnya.
Reporter: Jum















