MMCNEWS.ID | Pemerintah Kabupaten Jombang menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 di Alun Alun Kabupaten Jombang pada Minggu (10/11/). Upacara diikuti oleh Kodim 0814 Jombang, Satradar 222 Ploso, Polres Jombang, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Korpri, Guru SMA/MA/SMP/SD, Ormas dan Pemuda, PPI, Pelajar SMA/MA, Pramuka, serta satu unit Korps Musik Pemkab Jombang, dibawah satu komando Komandan Upacara Kapten Arm. Didit Ariyanto, Danramil 0814-10/Mojoagung berlangsung tertib dan khidmat.
Tampak hadir Pj Bupati Jombang Dr Drs Teguh Narutomo M.M, beserta segenap Forkopimda Kabupaten Jombang beserta istri. Sekdakab Jombang, para Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang dan undangan lainnya.
Selaku Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Kav. Devid Eko Junanto, S.I.P., dalam amanatnya membacakan sambutan Syaifullah Yusuf Menteri Sosial Republik Indonesia. Antara lain mengungkapkan rasa syukurnya karena di bumi nusantara ini banyak dilahirkan sosok para pahlawan, para mujahid pemberani dengan segala pengorbanannya berhasil membentuk NKRI. Mereka adalah para patriot bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mencapai Indonesia merdeka.
Disebutkan juga bahwa tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 adalah; “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”. Tema ini mengandung makna yang dalam bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan. Adapun “Cintai Negerimu” mengandung makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia. Terlebih dalam situasi global yang sukar diprediksi ini, maka mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial, memperkuat persatuan dan solidaritas sosial, menghidupkan kembali nilai sosial persaudaraan sesama anak bangsa.
“Proses perjuangan membangun bangsa senantiasa berbeda bentuknya dari tahun ke tahun, hal ini terkait dengan perubahan lingkungan strategis bangsa Indonesia. Pada setiap masa akan berbeda tantangannya, peluangnya, kekuatannya, dan keterbatasannya. Ketika dahulu implementasi kepahlawanan adalah dengan semangat mendobrak, menjebol dan meruntuhkan bangunan struktur kolonialisme penjajah, maka saat ini implementasinya adalah meruntuhkan kultur dan struktur kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia”, tutur Dandim 0814.
Semangat kepahlawanan diharapkan menjalar pada semangat membangun, menciptakan kemakmuran masyarakat, mewujudkan perlindungan sosial sepanjang hayat, mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif untuk rakyat dimanapun berada. Sebab kemajuan sebuah bangsa bukan saja diukur dari kemampuannya mengejar pertumbuhan ekonomi, namun kemajuan sebuah bangsa juga diukur dari kemampuannya mengelola permasalahan sosial.
Melalui momentum peringatan hari pahlawan setiap tahunnya, diharapkan selalu muncul semangat baru, muncul sosok Warga Negara Indonesia yang berhasil mengeluarkan inovasi baru untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangannya saat ini.















