MMCNEWS.ID | Niat beristirahat setelah mengecek lahan di kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang, justru berujung duka. FS (60), pria asal Kota Surabaya, meninggal dunia secara mendadak saat berada di sebuah villa, Selasa (15/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Villa Kampung City, Dusun Pucangrejo, RT 06/RW 02, Desa Pucangrejo, Kecamatan Wonosalam.
Sebelum kejadian, FS diketahui datang bersama rekannya, Kasiani (57), warga Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, untuk mengecek sebidang lahan di wilayah Dusun Notorejo, Desa Wonosalam.
Kapolsek Wonosalam Iptu Aspio Tri Utomo mengatakan, FS bersama Kasiani berangkat sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan sepeda motor secara berboncengan. Setelah urusan mengecek lahan selesai, FS mengaku kelelahan, kemudian keduanya mencari tempat untuk beristirahat.
“Setelah mengecek lahan, FS bersama rekannya mampir untuk beristirahat karena merasa kelelahan,” kata Aspio dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Sekitar pukul 13.00 WIB, keduanya memilih beristirahat di Villa Kampung City. FS sempat masuk ke kamar dan berbaring untuk memulihkan kondisi tubuhnya.
Namun, sekitar 15 menit kemudian, FS bangun dan pergi ke kamar mandi. Setelah keluar dari kamar mandi, kondisi tubuhnya tiba-tiba melemah. Ia kemudian berusaha kembali menuju tempat tidur untuk berbaring.
“Setelah keluar dari kamar mandi, FS hendak rebahan di tempat tidur. Namun tiba-tiba mengalami lemas dan kemudian diketahui sudah meninggal dunia,” jelas Aspio.
Petugas yang melakukan pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga memastikan tidak ada indikasi penganiayaan dalam peristiwa tersebut.
“Untuk dugaan penganiayaan tidak ada,” tegasnya.
Saat ditemukan, kondisi tubuh FS diketahui mengeluarkan keringat dingin. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan masih menunggu pemeriksaan medis.
“FS saat ditemukan keluar keringat dingin. Untuk penyebab kematian yang jelas ya dokter, namun sampai saat ini kita masih menunggu keluarganya,” ungkap Aspio.
Polisi juga tidak menemukan obat-obatan medis maupun barang tertentu di lokasi yang diduga berkaitan dengan kondisi korban sebelum meninggal dunia.
“Tidak ada untuk barang obat-obatan,” ujarnya.
Jenazah FS kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.
FS tercatat sebagai warga Jangkungan I-B/19, RT 04/RW 08, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.15 WIB.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian FS. Kepastian mengenai kondisi medis yang menyebabkan korban meninggal secara mendadak masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak medis.
Reporter: Adi















