Mereka, akan menerima bantuan tunai sebesar Rp 300 ribu untuk 4 bulan.
”Jadi total untuk setiap orangnya akan mendapatkan Rp 1,2 juta,” ungkapnya.
Sementara sasaran dari bantuan, adalah warga di wilayah utara Sungai Brantas. Yakni di Kecamatan Ploso, Plandaan, Kabuh, Kudu dan Kecamatan Ngusikan.
”Wilayah utara Brantas juga dipilih karena wilayah ini merupakan penghasil utama tembakau yang kemudian mendatangkan DBHCHT,” imbuhnya.
DBHCHT juga digunakan untuk pembiayaan kegiatan bantuan penananam cabai yang diberikan kepada 850 orang dalam kegiatan itu.
”Bantuan cabai ini juga sebagai bentuk langkah pemerintah untuk mengantisipasi inflasi kebutuhan bahan pangan, utamanya cabai. Penerimanya adalah warga dengan status kemiskinan ekstrem,” imbuh Wignyo.
Diharapkan, bantuan yang diberikan pemerintah itu bisa meringankan beban masyarakat.
Pihaknya juga menyebut, pemberian bantuan itu juga salah satu bentuk pemerintah peduli dan berpihak kepada petani dan buruh.
Dalam kegiatan penyerahan, hadir Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo bersama sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Jombang.
Hadir pula forkopimcam dan perwakilan kepala desa dari lima kecamatan penerima bantuan serta perwakilan APTI dan SPSI.
Reporter: Jum















