Ada 14 usulan warga saat Musdes RKPdes tahun 2025 Di Desa Marparan

  • Bagikan
Img 20240805 141837 068 Copy 1625x1219

Ket foto; pemdes marparan saat Musdes di aula serba guna WMS

Sampang – MMCMadura – Pemerintah desa Marparan Kecamatan Sreseh Kab. Sampang memaparkan 14 usulan warga saat melakukan Musdes Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2025 di Aula Serba Guna Wisata Marparan Sport (WMS). Pada Senin (05/08/24) siang.

Empat belas usulan itu dipaparkan langsung oleh Penjabat (PJ) Kepala Desa (Kades) Desa Marparan, Abd Ghofur, pihaknya memaparkan usulan yang diserahkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang menurutnya telah melakukan Musdes kesetiap dusun didesanya.

” Ada empat belas usulan yang diserahkan kesaya oleh BPD, yaitu berupa, aula paud, saluran air, dua poskamling, polindes, rabat beton, plengsengan, perbaikan tanggung , saluran air serta Penerangan Jalan Umum (PJU). Kata Ghofur menjelaskan.

Hal itu diungkapkan Ghofur didepan peserta Musdes yang hadir diantaranya, Kasi PMD, Hado’i, Kasipem, Toni, serta beberapa staf kecamatan, Anggota Polsek, anggota Koramel, Mantan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua BPD beserta anggota, Anggota PKK, Bidan desa, perwakilan KB, perwakilan dinas pertanian dan seluruh perangkat desa.

Disela usulan yang dibacakan PJ kades itu ditanggapi langsung oleh Pendamping desa kecamatan, Supriyanto, pihaknya memberikan arahan bagaimana pembangunan desa bisa berjalan serta menyesuaikan anggaran yang ada, ia menekankan menggunakan anggaran sebaik mungkin agar tidak ada temuan Inspektorat dikemudian hari. Kata nya.

Sementara itu Toni kasi pemerintahan kecamatan sreseh meminta pemerintah desa tertib administrasi Dan melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diketahui pemerintah desa Marparan belum bayar pihaknya menekankan agar lebih giat melakukan penagihan PBB mengingat hal itu akan kembali kepada desa.

Dikesempatan itu juga Toni meminta agar pemerintah desa mencatat seluruh aset desa dan dilaporkan.

” PBB dimarparan nol persen belum dibayar, saya mohon desa lebih giat lagi untuk menagih. Mohon kesadaranya. Selain itu pengadaan aset agar dilaporkan kepada kami.” Kata Toni mengakhiri.

(Man)

  • Bagikan