Pandeglang – Banten – Kepala sekolah dasar negeri (SDN) Cikayas tiga Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Banten, mengaku sedikitnya ada dua tenaga honor yang tidak masuk dapodik sehingga dibayar melalui dana bos.14/10/2025.
Sebelumnya diketahui ada anggaran sekitar 18 juta dalam satu tahun, yang dicairka dua tahap, tiap tahap 9 juta rupiah. di Sdn Cikayas 3 kecamatan Angsana kabupaten Pandeglang Banten.
Dewi Setiawati kepala sekolah dasar negeri (SDN) cikayas tiga kepada awak media mengatakan bahwa dirinya selain jadi kepala sekolah di cikayas tiga juga PLT Cipinang satu
“Terkait dengan adanya honorer yang di cikayas tiga ada dua tenaga honorer yang mengabdi selama dua tahun, belum masuk ke dapodik maupun data base,” katanya.
Lantaran belum masuk dapodik maka pihak sekolah menganggarkan keduanya dari dana Bos, Dua tenaga honorer tersebut pada tahun 2024 di bayar perbulanya Rp.250 ribu rupiah.
“Jadi tinggal ngalikan saja selama setahun. “ungkapnya.
Namun tak berapa lama kepala sekolah tersebut menyampaikan “Bukan 250 ribu melainkan Rp.500 ribu rupiah perbulan.” ucapnya.
Dari anggaran 18 juta diduga direalisasikan untuk dua tenaga honor sekitar 12 juta, “Adapun dana selebihnya untuk menutupi kekurangan yang di butuhkan sekolah.” Pungkasnya.(jun/red)














