Atasi Masalah Parkir, Direktur RSUD Jombang Siapkan “Mega Proyek” Gedung 10 Lantai

  • Bagikan
Dr. Pudji Umbaran, M.KP. Direktur RSUD Jombang (Istimewa).

MMCNEWS.ID | Masalah keterbatasan lahan parkir yang kerap dikeluhkan pengunjung RSUD Jombang saat hari Senin atau pasca libur panjang, kini tengah memasuki babak baru. Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran, menegaskan bahwa manajemen telah menyiapkan strategi ambisius untuk menjawab tantangan tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, solusi jangka panjang yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan gedung baru setinggi 10 lantai.

RSUD Jombang saat ini berdiri di atas lahan seluas empat hektare. Dari luasan tersebut, 2,5 hektare sudah digunakan untuk bangunan pelayanan. Sisanya, sengaja dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) guna menjaga sirkulasi udara dan kenyamanan lingkungan rumah sakit.

“Kami tidak ingin sekadar menghabiskan lahan untuk parkir dan mengorbankan kenyamanan lingkungan. Prinsipnya, kapasitas parkir harus menyesuaikan dengan volume kendaraan yang datang, bukan sekadar memperluas lahan secara horizontal,” ujar dr. Puji Umbaran, Senin (6/7/2026).

Sembari menunggu realisasi gedung 10 lantai, pihak RSUD telah mengambil langkah taktis untuk mengurai kepadatan, di antaranya, yakni.

Mengarahkan kendaraan staf ke area khusus di sisi utara dan menata ulang area sekitar bengkel rumah sakit. Memanfaatkan gedung parkir lima lantai yang sudah ada.

Dalam jangka pendek, manajemen berencana menambah lima lantai lagi pada gedung parkir yang sudah ada agar daya tampung meningkat tanpa harus menggusur lahan hijau.

Rencana pembangunan gedung 10 lantai bukan sekadar solusi untuk tempat parkir. Dr. Puji mengungkapkan bahwa gedung ini dirancang sebagai fasilitas terintegrasi.

“Nantinya, gedung ini tidak hanya untuk parkir, tetapi juga akan menampung pengembangan layanan rumah sakit, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap.

Ini adalah investasi masa depan RSUD Jombang sebagai rumah sakit rujukan regional,” jelasnya.

Saat ini, rencana besar tersebut telah dipresentasikan di hadapan kementerian terkait dan Bupati Jombang. Pemerintah daerah sedang melakukan kajian mendalam terkait kemampuan fiskal, kondisi keuangan rumah sakit, hingga kelayakan investasi.

“Semua sedang berproses. Kami memastikan bahwa setiap langkah yang diambil nantinya benar-benar matang, baik dari sisi aspek ekonomi maupun dampak pelayanan bagi masyarakat Jombang,” pungkas dr. Puji.

Langkah inovatif ini diharapkan menjadi solusi permanen agar warga Jombang dan sekitarnya bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih nyaman, tanpa harus pusing memikirkan lahan parkir lagi.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan