MMCNEWS.ID | Ada pemandangan tak biasa di Alun-Alun Jombang, pada Kamis (12/2/2026) siang. Usai ribuan warga bersukacita berebut gunungan apem, suasana tidak dibiarkan kumuh. Begitu kerumunan mulai mencair, Bupati Jombang, Warsubi—atau yang akrab disapa Abah Bupati—langsung turun tangan memimpin aksi bersih-bersih.
Masih mengenakan pakaian dinas lengkap, Abah Warsubi tanpa canggung membungkuk, memunguti bungkus makanan dan botol plastik yang tersisa. Aksi spontan ini pun langsung diikuti oleh jajaran pejabat Pemkab, petugas DLH, hingga ibu-ibu PKK.
Momen ini terasa spesial karena bertepatan dengan rangkaian menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari mendatang. Abah Warsubi menegaskan bahwa melestarikan budaya itu wajib, tapi menjaga kebersihan adalah tanggung jawab mutlak.
“Budaya Gerebek Apem ini warisan hebat, tapi jangan sampai kemeriahannya menyisakan tumpukan sampah. Kebersihan dan tradisi harus jalan bareng,” tegas Abah Warsubi di sela-sela kegiatannya.
Sinergi “Gerakan Sampah Sayang” aksi ini juga merupakan bentuk konkret dukungan Jombang terhadap gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden RI. Tak bekerja sendiri, Pemkab Jombang menerjunkan kolaborasi lintas sektor.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Fokus pada manajemen pengangkutan dan pengolahan.
TP PKK Jombang, melalui kampanye Gerakan Sampah Sayang, mengedukasi warga agar memilah sampah sejak dari dapur rumah. Dinas Ketahanan Pangan, Mendukung ekosistem lingkungan yang sehat dan produktif.
Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, menambahkan bahwa pihaknya terus menggenjot penguatan bank sampah dan edukasi ke sekolah-sekolah.
“Target kita bukan cuma membuang sampah, tapi mengelola. Kita ingin membangun rasa memiliki terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak sekadar membuang sampah, tetapi juga mengelolanya dengan baik. Jika kesadaran ini tumbuh dari keluarga, maka dampaknya akan sangat besar bagi kebersihan daerah,” tambahnya.
Melihat pimpinannya tak segan memegang kantong sampah besar, warga yang awalnya hanya menonton pun tergerak. Semangat gotong royong khas Jombang langsung menyala.
Alun-alun yang tadinya penuh sisa hajatan, kembali kinclong dalam waktu singkat.
Langkah Abah Warsubi ini menjadi pesan kuat bagi seluruh warga, Bahwa mencintai Jombang bisa dimulai dari hal sekecil membuang sampah pada tempatnya.
Reporter: Adi















