Bandar Lampung | MMC — Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Hi. Agus Sujatma, SH, menegaskan komitmen koperasi yang dipimpinnya dalam menjaga tata kelola organisasi yang sehat dan profesional melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026.
Menurut Hi. Agus Sujatma, pelaksanaan RAT tepat waktu merupakan kewajiban fundamental koperasi sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan serta bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada seluruh anggota.
“Rapat Anggota Tahunan Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang kami laksanakan secara konsisten dan tepat waktu. Pelaksanaannya tidak pernah melewati batas bulan Maret setiap tahunnya sebagaimana diatur dalam ketentuan perkoperasian,” ujar Hi. Agus Sujatma.
Dalam RAT Tahun Buku 2025 tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara komprehensif, termasuk laporan keuangan koperasi yang telah melalui audit eksternal oleh akuntan publik, sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan koperasi.
Pelaksanaan RAT Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang tahun ini juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, yang akan memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi RAT.
Selain itu, Hendra Saragih, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, juga dijadwalkan hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan dan percepatan transformasi digital koperasi.
Tak hanya membahas agenda organisasi, RAT tahun ini juga diisi dengan program apresiasi sosial berupa pengundian ibadah umroh bagi istri anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian koperasi kepada keluarga anggota. Kami berharap manfaat koperasi dapat dirasakan secara lebih luas,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan RAT yang konsisten dan tepat waktu, Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang menegaskan perannya sebagai koperasi pekerja yang tertib administrasi, transparan dalam pengelolaan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota dan keberlanjutan organisasi.(jl/red)















