MMCJATIM – Dinas Ketahanan Pangan dan perikanan Kabupaten Jombang, menggelar sosialisasi sekaligus launching program (Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Menuju Mandiri Pangan) di tempat UPT BPAT (Balai Perikanan Air Tawar) Ngoro tadi siang.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Nur Kamalia, dan Perwakilan Dinas perikanan Jawa Timur, serta peserta pelatihan Budidaya ikan, Senin (12/8/2024)
“Dalam sambutannya Kepala Dinas Perikanan, Nur Kamalia menyampaikan, Perlu diketahui untuk Hasil produksi ikan per tahun adalah sebanyak 16 ton, ikan lele dan patin nomor 2 di Jawa Timur, untuk ikan Bawal nomor 1 di Jawa Timur yang berada di Desa Rejoagung Ngoro.
Karena itu yang akan dikembangkan adalah jenis Ikan Nila, karena permintaan pasar mulai besar, untuk itu kita lakukan bimbingan teknis untuk pembudidaya, di karangtaruna tingkat desa dan kepada anak -anak setelah Lulus sekolah tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Hari ini kita lakukan Bimbingan teknis hari pertama , dan dilanjutkan besok hari ke 2,” ucap Nur Kamalia.
Karena selama ini BBI ( Balai Benih Ikan) Ngoro hanya memproduksi bibit saja baik Patin, Nila maupun Gurami , dari hasil tersebut insyaallah PAD tiap tahun 60 juta, induk yang terdata disini adalah Aset Pemda ada sekitar 50 juta, antara lain Gurami , patin dan lele, ” Diharapkan dengan adanya bimtek ini untuk mengedukasi meningkatkan produksi nya lagi ,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Sekda Jombang Agus Purnomo dalam sambutannya mengatakan, Sektor Perikanan Indonesia sangat berperan penting dan krusial untuk pemenuhan ketahanan pangan dan gizi, sekaligus mendorong ekonomi nasional dan ekonomi masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Kabupaten Jombang memiliki potensi yang sangat besar pengembangan air tawar, ikan tersebut antara lain Lele , gurami , patin ,tombro , nila ,dan bawal. Di Jombang memiliki sebanyak 2345 pembudidaya.
Maka dengan adanya pelatihan ini diharapkan agar warga masyarakat pembudidaya agar lebih menyerap tambahan ilmu dari pemateri untuk keberhasilan perkembangan Pembudidayaan ikan agar lebih Maju,” paparnya.
“Dari 2345 pembudidaya yang tergabung dalam 189 kelompok budidaya ikan atau yang disingkat POKDAKAN , ini adalah Aset besar yang menentukan keberhasilan produksi ikan di kabupaten Jombang, pada tahun 2023 produksi perikanan mencapai 14.730.5 ton menempatkan Jombang di urutan ke -7 di Jawa Timur. Diharapkan untuk tahun 2024 ada peningkatan bisa masuk 5 besar”, singkat Agus
Reporter: Jum

















