Duka di Aliran Anak Sungai Brantas, Mayat Mengambang Dievakuasi di Jombang

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Sebuah pemandangan pilu mengiris hati warga Jombang. Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran anak sungai Brantas, tepatnya di dekat jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Tragal, Desa Kedungpapar, dan Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung. Kabupaten Jombang, Penemuan tragis ini menjadi sorotan, memicu proses evakuasi yang dramatis dan menyisakan misteri yang belum terpecahkan.

​Kronologi Penemuan dan Evakuasi ​jasad ini pertama kali dilaporkan pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB oleh seorang warga yang kebetulan melintasi lokasi. Saksi mata yang terkejut melihat sosok tak bernyawa mengambang di sungai segera melaporkan temuan tersebut kepada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jombang.
​”Setelah menerima laporan, tim langsung diberangkatkan ke lokasi pada pukul 12.25 WIB,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Felipe F. Diaz, saat dikonfirmasi.

​Tim gabungan, yang tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB, segera memulai proses evakuasi. Proses ini berjalan alot dan penuh kehati-hatian, mengingat lokasi yang cukup sulit dijangkau. Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, tepatnya pada pukul 14.00 WIB, jasad korban akhirnya berhasil diangkat dari sungai.

​Penyelidikan dan Upaya Identifikasi ​Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Jombang. Tim medis dan kepolisian, khususnya tim Inafis Polres Jombang, segera memulai pemeriksaan intensif. Hingga berita ini diterbitkan, identitas jenazah masih belum diketahui.

Kondisi jasad yang sudah mulai membusuk mempersulit proses identifikasi, namun pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengungkap jati diri korban. ​”Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta penyebab kematian korban,” ujar salah satu petugas.

​Sementara itu, warga setempat, khususnya dari Desa Karobelah, berinisial IL, mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. “Tadi saya lagi ngopi, terus ada kabar katanya ada kepala manusia mengambang di sungai. Setelah saya cek, ternyata lokasinya memang di Dusun Tragal. Kalau ke timur sedikit, itu sudah masuk wilayah Karobelah,” tuturnya kepada wartawan.

​Sinergi Tim Evakuasi ini tidak hanya melibatkan BPBD Jombang, tetapi juga didukung penuh oleh berbagai pihak. Sinergi antara Inafis Polres Jombang, Polsek Sumobito, Puskesmas Sumobito, perangkat desa, Babinsa, serta sejumlah relawan dan warga setempat menjadi kunci keberhasilan operasi ini. Satu unit mobil rescue, ambulans, dan perlengkapan evakuasi lainnya diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses.
​Saat ini, situasi di lokasi penemuan mayat sudah kembali kondusif.

Garis polisi telah dipasang, dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih terus dilakukan oleh pihak berwajib. Masyarakat berharap, misteri di balik penemuan mayat ini dapat segera terungkap, dan identitas korban bisa segera diketahui, sehingga keluarga yang kehilangan dapat menemukan ketenangan.

Reporter: Adi

  • Bagikan