Bojonegoro,- mmcnews.id, Rangkaian acara Youth Festival 2025 yang di selenggarakan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) berlangsung meriah dengan pertunjukan kreasi pemuda pemuda Bojonegoro.
Pantauan dilokasi nampak hadir Wakil Bupati, ketua DPRD, Kepala Kejati, Kepala PA, Kepala PN, Dandim 0813, Kapolres, SKPD, dan Camat serta undangan di Gedung Olah Raga (GOR) kebanggaan warga Bojonegoro, turut Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro Jawa Timur. Sabtu (25/10/2025). Malam.
Nurul Azizah, Wakil Bupati Bojonegoro, menyampaikan Aaara ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan potensi pemuda dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Nurul Azizah menekankan pentingnya pemuda dalam menciptakan perubahan dan kemajuan di Bojonegoro.
Nurul Azizah juga menyampaikan pesan dari Bupati Bojonegoro yang berhalangan hadir karena ada acara di Malang. “Bupati berharap agar acara ini dapat memberikan inspirasi kepada semua pihak, terutama pemuda, untuk terus berkreasi dan berinovasi,” ucap Nurul Azizah.
Nurul Azizah juga menyoroti masalah pengangguran di Bojonegoro yang masih cukup tinggi, yaitu sekitar 4,46% atau 34.699 orang. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran dengan memberikan peluang kepada pemuda untuk mengembangkan potensi mereka.
Wakil Bupati Bojonegoro juga menekankan pentingnya berikhtiar dan berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Pihaknya berharap agar acara seperti ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
“Diharapkan agar acara ini dapat menjadi awal dari sebuah kesuksesan dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bojonegoro,” tandasnya.
Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Arif Nanang dalam sambutanya mengatakan pihakmya menggelar kegiatan Kampus Kepemudaan di Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 24-25 Oktober 2025. Kompetisi ini melibatkan 500 pemuda dari anggota OSIS setingkat SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta yang tergabung dalam Kondensasi dan Kebudayaan.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi, menggali, dan mengembangkan potensi pemuda baik secara individu maupun kelompok, membangun jaringan dan kolaborasi, menemukan kreativitas pemuda, dan memberikan reward kepada pemuda yang berprestasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menyebut, dalam rangkaian kegiatan ini, terdapat berbagai acara seperti pameran entrepreneurship, festival musik, dan lomba-lomba lainnya. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Ia menambahkan, penghargaan akan diberikan kepada pemuda berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk kelompok tingkat nasional dan pertukaran pemuda antar provinsi. “Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat memotivasi pemuda untuk terus berprestasi dan menjadi generasi yang unggul,” tutup Nanang menambahkan.















