MMCNEWS.ID | Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang terus mempercepat pelaksanaan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah melalui (PISEW) Tahun Anggaran 2026. Hingga awal November, realisasi fisik program pemerataan ekonomi berbasis kawasan ini dilaporkan telah mencapai 70 hingga 80 persen.
Alokasi PISEW menyasar 2 desa penerima yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Jombang, meliputi Kecamatan Jombang (Desa Sumberjo dan Desa Banjardowo), Kecamatan Gudo (Desa Plumbongambang dan Desa Wangkalkepuh) Kecamatan Ngoro (Desa Gajah dan Desa Pulorejo), Kecamatan Plandaan (Desa Karangmojo dan Desa Jatimlerek), Kecamatan Ploso (Desa Bawangan dan Desa Rejoagung), dan Kecamatan Sumobito (Desa Segodorejo dan Desa Mlaras)
Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Jombang, Dodik, menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk setiap kawasan pembangun di tingkat kecamatan mencapai Rp500 juta. Dana tersebut bersumber dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK).
“Dari total alokasi Rp500 juta per kawasan, rinciannya terdiri atas Rp475 juta untuk pengerjaan fisik bangunan dan infrastruktur, serta Rp25 juta dialokasikan untuk Biaya Operasional (BOP),” ujar Dodik saat ditemui mmcnews.id pada Rabu (4/11/2026).
Dodik menambahkan, salah satu keunggulan program PISEW adalah skema pengerjaannya yang berbasis partisipasi masyarakat setempat. Pembangunan di lapangan dilaksanakan langsung oleh Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar Desa yang dibentuk secara khusus di setiap kecamatan penerima manfaat.
“Pelaksanaan kegiatan dilakukan swakelola oleh kelompok masyarakat kerja sama antar desa yang dibentuk di setiap kecamatan. Langkah ini bertujuan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan antarwilayah desa sekaligus memberdayakan ekonomi warga lokal,” imbuhnya.
Dengan progres fisik yang terus meningkat pesat, Dinas Perkim Jombang optimistis seluruh pekerjaan prasarana pendukung sosial dan ekonomi ini dapat selesai tepat waktu serta segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas”, pungkasnya.
Reporter: Adi














