Berdasarkan data hingga Oktober 2025, Jombang telah memiliki sekitar 2.007 titik PJU. Namun, jumlah ini akan terus ditambah. Untuk tahun anggaran 2026, Dishub menargetkan pemasangan di 60 titik baru hasil usulan Musrenbang 2025.
Fokus utamanya? Wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh lampu jalan sama sekali. Pemerintah ingin menghapus kesenjangan antara wilayah pusat kota dan pedesaan.
Terkait teknis pelaksanaan, Sugianto menjelaskan bahwa pengadaan PJU mayoritas dilakukan melalui skema Pengadaan Langsung (PL) karena nilainya di bawah Rp200 juta. Meski begitu, ia menjamin prosesnya tetap “bersih” dan terpantau sistem.
“Semua tetap melalui mekanisme elektronik. Transparan, akuntabel, dan sesuai aturan,” tegas Sugianto.
Dengan program yang berkelanjutan ini, diharapkan warga Jombang tidak lagi merasa was-was saat beraktivitas di malam hari. Penerangan jalan kini dipandang sebagai hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh pemerintah.
Reporter: Adi















