MMCJATIM – ada kisaran (4) empat ribu lebih warga memadati jalan di sepanjang jalanan Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, untuk semarakkan Culture Carnival Bersih Desa.
Culture Carnival tersebut, disemarakkan dengan Kirab Budaya, yang merupakan arak-arakan warga dengan menggunakan pakaian Adat Khas Jawa lengkap dengan Blangkonnya, sembari membawa sebagian hasil panen mereka, yang dibentuk seperti Gunung atau yang disebut Gunungan Sayur.
Start dimulainya arak-arakan tersebut dialokasikan di halaman sekolah MI Sunan Kalijogo yang bertempat di dusun subentoro santren. Kemudian warga Mojotrisno kirab menuju Pasar Barongan Kali Gunting untuk melakukan doa bersama, Minggu (21 Juli 2024) pukul 13.00 WIB.
Tak hanya itu saja, yang lebih menarik lagi, Culture Carnival dan bersih desa ini juga disemarakkan dengan lagu gending-gending Jawa, dimana lagu gending Jawa yang disajikan oleh warga Mojotrisno, selain itu. acara ini juga dihiasi dengan lantunan Musik Campursari dan Panggung Seni Budaya, serta perebutan Gunungan Sayur oleh masyarakat Desa Mojotrisno.

Seperti yang dilakukan oleh Kepala Desa satu ini. Nanang Sugiarto yang di dampingi oleh istri tercinta, yang ikut serta jalan kaki bersama warga untuk meramaikan Culture Carnival dan bersih desa, di lokasi terlihat Nanang Sugiarto bersama istrinya memakai pakaian adat Jawa lengkap dengan blangkonya berjalan dengan urutan pertama di depan warga yang mengikuti Carnival. Nah, disitu memperlihatkan bahwa Kades bersama istrinya yang selalu mensuport warganya mengadakan kegiatan Culture Carnival dan bersih desa.
Usai Carnival, Kepala Desa Mojotrisno. Nanang Sugiarto dalam wawancaranya wartawan MMCJATIM mengatakan, Acara hari ini merupakan agenda tahunan juga sekaligus memperingati satu Muharram, jadi warga masyarakat kita dorong untuk berkegiatan yaitu, Carnival dan sekaligus bersih desa.

“Tradisi bersih desa dilakukan selain melestarikan budaya, atau kirab tumpeng sedekah bumi ini dilakukan juga sebagai rasa syukur kepada tuhan yang maha esa, supaya kita semua khususnya warga Desa Mojotrisno selalu diberi kesehatan dan rejeki yang melimpah” ucap Nanang Sugiarto.
Selain karnival ada juga gending- gending yang di tembangkan oleh warga, dan festival Gamelan yang dilaksanakan di area Pasar Barongan Kali Gunting. Untuk menghibur para pengunjung yang datang ketempat ini.
“Untuk kegiatan carnival dan bersih desa Mojotrisno sudah kita laksanakan secara rutin setiap tahunya, dan sekarang sudah yang ke (3) tiga kalinya, jadi setiap tahun kita akan melaksanakan Iven Mojotrisno Culture Carnival yang mana sudah disepakati oleh masyakarat semua, dan ini adalah membuktikan bahwasanya menjaga kearifan lokal terus kita jaga kelestariannya”,paparnya.
Dalam kegiatan Carnival ini Alhamdulillah sudah di ikuti serentak oleh warga Desa Mojotrisno di (8) delapan RW, dan 31 RT, yang terdiri dari (3) tiga dusun, yakni Dusun Subontora, Dusun Ngemplak sama Dusun Sanan, dan saya bersyukur karena kegiatan berjalan dengan lancar dan antusias warga sangat luar biasa.
Harapannya, dimana ada kegiatan yang sudah kita laksanakan secara rutin setiap tahunya, untuk mempertahankan kearifan lokal ini perlu saya pertahankan supaya masyarakat bisa mengartikan bahwasannya kita harus tetap melestarikan budaya”, tandasnya.
Reporter: Jum

















