Menteri PMK dr. Pratikno: Penggunaan Gadget yang Bijak dan Cerdas untuk Menciptakan SDM Unggul

  • Bagikan

Bojonegoro – Kedatangan menteri PMK Dr. Pratikno disambut para siswa siswi dan guru SMPN 1 serta segenap Gorkopimcam Padangan. Nampak terlihat antusias ketika Pratikno menteri PKM menyalami para siswa dan siswi yang sudah sejak pagi menunggu kedatangan putra terbaik Bojonegoro itu. Kedatangan Dr pratikno dalam dalam rangka kick off CKG bertempat di di SMPN 1 Padangan Bojonegoro Jatim. Pada Senin (04/08/2025).

Dihadapan para siswa Menteri Pembangunan Keluarga, Republik Indonesia (PKM) Dr. Pratikno, menekankan pentingnya penggunaan gadget yang bijak dan cerdas untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Hal ini disampaikan dalam acara pemeriksaan kesehatan gratis untuk siswa yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Pratikno menyatakan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan anak-anak. Berdasarkan survei, rata-rata masyarakat Indonesia melihat HP lebih dari 7 jam sehari, dan anak-anak di bawah usia 2 tahun sudah terekspos oleh gadget.

Pratikno mengimbau pemerintah daerah, kepala sekolah, dan guru untuk melakukan edukasi dan kontrol penggunaan gadget pada anak-anak. “Jangan sampai over, jangan sampai berlebihan, harus dimanfaatkan untuk kepentingan yang baik,” ujarnya.

Pihaknya menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kesehatan masyarakat, termasuk pengelolaan penggunaan gadget. “Pemerintah tidak bisa sendirian, pemerintah bersama-sama seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, Puskesmas, dokter, perawat, dan kepala sekolah yang telah bekerja keras untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. “Kami berharap anak-anak kita semakin sehat secara fisik, mental, dan moral,” ujarnya.

Sementara di tempat yang sama Dirjen Kementerian Kesehatan dr Azhar Jaya menambahkan bahwa BPJS dapat menjamin kesehatan masyarakat, sehingga tidak perlu khawatir tentang biaya pengobatan. “Mana yang sakit memerlukan Rumah Sakit, Don’t Worry karena sudah di cover oleh BPJS,” katanya. (Dik/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan