Boven Digoel, Mmcnews – Pada acara yang penuh inspirasi bertajukkan “Kuali Merah Putih” yang disiarkan di channel YouTube milik Bobon Santoso, seorang tokoh suku Muyu yang akrab dipanggil dengan Pak Manu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pembangunan di daerah kampung-kampung.
“Pemerintah Daerah (pemda, red) selalu menghancurkan pembangunan di lingkungan kampung kampung,” ucapnya saat ditanyai Bobon sang pemilik channel youtube.
Bukan tanpa alasan beliau mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah. Pasalnya, sejak tahun 2003 Boven Digoel menjadi Kabupaten, wilayah tersebut belum juga tersentuh oleh pembangunan infrastruktur jalan yang memadai, layak dan baik.
Ungkapan ini, memperlihatkan betapa pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat lokal, serta pentingnya memperhatikan infrastruktur yang menjadi tulang punggung bagi pembangunan yang berkelanjutan bagi setiap wilayah.
Tidak hanya itu, jembatan sebagai akses penghubung antar wilayah tersebut juga mengalami kerusakan parah. Di mana, hingga sampai saat ini jembatan tersebut belum juga diperbaiki.
“Perkembangan ekonomi wilayah tidak akan terjadi jika infrastruktur jalan tidak memadai,” sambung pak Manu.
Pantauan awak media ini, tidak hanya antar wilayah distrik tersebut yang kurang memiliki infrastruktur jalan yang baik, namun cukup banyak antar wilayah distrik lainnya mengalami keadaan yang serupa. Mirisnya lagi, bahkan cukup banyak ruas jalan rusak yang berada di pusat kota Kabupaten Boven Digoel. (Linthon)















