Pemdes Bundah Gelar Bukber Dan Santuni anak Yatim Dibulan Penuh Berkah

  • Bagikan

Ket foto; Ketua PKK Hosniyah (tengah) saat berfoto dengan anak yatim

Sampang || MMCMadura, Pemerintah Desa (Pemdes) Bundah Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim di halaman kantor desa pada Minggu, (15/03/26).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi aparatur desa untuk berbagi serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan. Dalam acara tersebut kepala desa beserta jajaran perangkat desa, Anggota BPD dan Anggota karang taruna turut berbaur dengan anak-anak yatim dan warga yang hadir.

Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa Bundah yang juga istri kepala desa, Hosniyah mengatakan bahwa santunan diberikan kepada puluhan anak yatim yang berasal dari berbagai dusun di desanya.

“Bahwa kegiatan ini menyantuni anak yatim, total 30 anak yatim, alhamdulillah telah berhasil dilaksanakan. Kita silaturahmi dengan tokoh agama, dengan orang tuanya serta dilanjut dengan buka bersama nanti. ” Ujar Hosniyah.

Hosniyah berharap kegiatan itu bisa dilaksanakan oleh pemerintah Desa setiap tahun dan menjadi keberkahan bagi desanya yang ia yakini doa anak yatim bisa menembus langit.

” Semoga kegiatan ini bisa terlaksana setiap tahun, bisa berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan insya allah tahun depan akan ditambah dengan kaum du’afa. Sambung do’anya. Semoga dengan doa anak yatim dan piatu bisa membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat desa.” Harap Hosniyah.

Selain menerima santunan, anak-anak yatim piatu diajak mengikuti kegiatan edukatif dengan tanya jawab. nama presiden prabowo dipertanyakan dalam kegiatan tanya jawab itu, adapun yang bisa menjawab dikasih hadiah.

Setelah acara santunan anak yatim kegiatan dilanjutkan dengan pembagian Tiga ratus lima puluh bungkus takjil kepada pengguna jalan yang kebetulan didepan kantor desa.

Matridi serta ketua PKK dibantu perangkat desa terlihat aktif membantu membagikan paket takjil kepada warga yang datang maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar balai desa.

Saat diwawancara Kepala Desa Bundah, Matridi, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil itu merupakan salah satu cara untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan yang penuh berkah.

Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai solidaritas sosial, terutama antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan kami dengan masyarakat. Melalui berbagi takjil, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian dan mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan warga,” kata Matridi.

Matridi menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi wujud rasa syukur sekaligus upaya menghadirkan manfaat sederhana namun bermakna bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap masyarakat Desa Bundah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta rezeki yang melimpah sehingga dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan penuh keberkahan,” ungkapnya mengakhiri.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang menyambut baik inisiatif pemerintah desa karena dinilai dapat mempererat hubungan sosial serta memperkuat rasa kebersamaan selama bulan Ramadan saat menerima bingkisan takjil tak hayal mereka menunjukkan jempol dua yang bisa diartikan mendukung kegiatan itu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan