Pendistribusian MBG membingungkan para Guru, Sekali kirim 2 Paket untuk Empat Hari

  • Bagikan

Ket foto; kepala sekolah SDN Labuhan 1 saat menerima pendistribusian MBG.

Sampang || MMCMadura, Pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Dapur Yayasan DWS yang berada di dusun masaran desa labuhan kecamatan sreseh kabupaten sampang madura membingungkan para guru dan dipertanyakan wali murid.

Terlihat saat pendistribusian di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Labuhan seorang guru serta wali murid bingung dengan pendistribusian MBG yang selama dua minggu tidak ada pendistribusian, namun sekali ada pendistribusian untuk empat hari.

” Kami bingung pak selama dua minggu tidak ada pendistribusian meskipun waktu itu sekolah masuk. Sekarang libur malah dapat dua paket katanya untuk tiga hari.” Kata salah satu guru.

Saat dimintai keterangan kepala sekolah SDN Labuhan 1, Mahfud membenarkan bahwa pihak sekolah kebingungan dengan pendistribusian dua paket untuk beberapa hari menurut dia wali murid mempertanyakan pendistribusian yang sempat terhenti selama dua minggu.

” Wali murid mempertanyakan sehinga pihak sekolah menjelaskan hanya memberikan mbg saat ada kiriman dari dapur.” Kata mahfud pada sabtu (27/12/25).

Mahfud sendiri mempertanyakan standart gizi pemerintah yang dilakukan dapur DWS yang ada di dusun masaran, menurut dia standart gizi pemerintah dengan masyarakat desa Labuhan sendiri lebih rendah, dengan bukti anak didiknya banyak yang tidak suka dengan makanan yang dikirim dapur yayasan DWS.

” Anak anak banyak yang tidak dimakan sehingga banyak sisa makanan saat pendistribusian. Ya sama guru dibuat makan ayam. Ya kadang yang diambil hanya buah anggur, apel kalau ada. Standart gizi makanan mbg kalah sama masyarakat Labuhan berarti. ” Kata mahfud mengakhiri.

Sementara itu ditempat terpisah kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yayasan DWS Feri menjelaskan selama dua minggu tidak ada penyaluran MBG dikarenakan dana yang diajukan ke pusat tidak dicairkan

” Dana dari pusat tidak cair padahal proposal sudah masuk, padahal disistem sudah di acc.” Kata feri saat diwawancara media ini.

Lebih lanjut feri menjelaskan, pendistribusin selanjutnya hari senin mendatang.

“Untuk dapur yang selama dua minggu kemaren itu tidak ada pendistribusian Karena dapur of dana tidak jalan. Yang sepuluh hari tidak tercafer karena tidak ada dana. Hari senin lusa dapat kiriman lagi nanti sekolah.” Kata feri mengakhiri.

Sekedar diketahui isi dalam satu paket untuk dua hari itu berupa, dua potong roti, satu buah apel hijau, satu pisang, dua minuman susu indomilk kids, dua saset energen.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan