MMCNEWS.ID | Puskesmas Kabuh terpilih menjadi salah satu dari 34 puskesmas di Kabupaten Jombang untuk mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dalam kegiatan Pelatihan Digital Kader Posyandu. Pelatihan ini diadakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Dinkes Provinsi Jawa Timur, dan Bapelkes Murnajati melalui platform LMS (Learning Management System) Kementerian Kesehatan.
Kepala Puskesmas Kabuh, dr. Sri Mustakaning Batin, menyatakan bahwa di era transformasi layanan kesehatan primer, para kader dituntut untuk memiliki keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan di posyandu. Keterampilan ini mencakup berbagai siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak prasekolah, hingga usia dewasa dan lansia, Senin (15/9/2025).

“Keterampilan tersebut didapatkan melalui kegiatan orientasi peningkatan kompetensi kader yang terdiri dari 25 kompetensi,” ujar dr. Naning, sapaan akrabnya.
Untuk pelatihan kali ini, Puskesmas Kabuh mengirimkan 15 kader posyandu yang berasal dari tiga desa, yaitu 5 kader dari Desa Tanjung Wadung, 5 kader dari Desa Kabuh, dan 5 kader dari Desa Sumberaji. Pelatihan ini berlangsung pada 8 hingga 17 September 2025.
Pelatihan dimulai dengan pertemuan daring melalui Zoom bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang di ruang pertemuan Puskesmas Kabuh, dilanjutkan dengan arahan untuk pembelajaran melalui LMS Kemenkes.

“Dengan pelatihan digital ini, diharapkan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kabuh menjadi lebih berkompeten, menguasai 25 kompetensi, dan mendapatkan status Kader Utama,” tambah dr. Naning.
Menurut Umi Khoiriyah, salah satu kader peserta, pelatihan digital ini sangat bermanfaat.
“Kami sangat antusias mengikuti pembelajaran melalui LMS Kemenkes. Pembelajaran ini diakses secara daring dan terdiri dari 5 keterampilan, yaitu pengelolaan posyandu, keterampilan bayi/balita, ibu hamil/nifas, usia sekolah/remaja, serta usia dewasa/lansia. Kami juga mengikuti pre-test dan post-test, serta video interaktif,” jelasnya.
Dari 15 kader yang mengikuti pelatihan, semuanya berhasil lulus pre-test dan post-test, serta menyelesaikan tugas yang diberikan.
Setelah pembelajaran daring, para kader akan melanjutkan dengan praktik kerja lapangan, yaitu praktik langsung pada kegiatan posyandu dan kunjungan rumah di Posyandu Matahari 1, Dusun Kabuh, Desa Kabuh.
Reporter: Adi















