Terindikasi Lakukan Pemerasan 12 Oknum Ormas/Lembaga di Amankan Satreskrim Polres Tuban

  • Bagikan
Screenshot 20240814 063509 Chrome

 

“Dalam melakukan aksinya para pelaku datang ke lokasi tambang lalu melakukan pengusiran terhadap para pekerja tambang,” jelas Oscar, Rabu (13/08/2024).

Tak hanya itu lanjut Oscar, pelaku kemudian mengambil kunci alat berat serta melakukan penyegelan dengan menggunakan Line bertuliskan “dilarang melintas” serta menutup area tambang, pelaku juga melakukan pemerasan terhadap korban dengan meminta uang damai sejumlah Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).

“Awal permintaannya dua ratus juta namun dealnya diserahkannya dua puluh juta,” ungkap lanjutnya.

Lebih jauh Kapolres Tuban menhungkapkan, sebelumnya sebanyak 15 orang diamankan, usai jajaranya dalam hal ini Satreskrim Polres Tuban mendapat laporan dari korban bahwa telah terjadi pemerasan terhadap dirinya yang dilakukan oleh beberapa orang dengan mengatasnamakan salah satu organisasi masyarakat pemerhati lingkungan.

“Namun setelah kita lakukan pemeriksaan, yang terlibat 12 orang dan yang lain perannya tidak memenuhi unsur yang kita persangkakan,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, menurut dari pengakuan para pelaku, perbuatan tersebut baru pertama kali mereka lakukan.

“Kalau disini baru pertama kali,” imbuh Kapolres menirukan.

Sementara itu ditempat yang sama Kasat Reskrim polres Tuban AKP Rianto, S.H., M.H., membenarkan bahwa salah satu tersangka mengaku anggota sebagai anggota organisasi masyarakat.

“Ya benar, ia mengatakan dari salah satu organisasi masyarakat seperti yang disampaikan Bapak Kapolres tadi,” tuturnya.

Ditanya terkait unsur pidana lain selain pemerasan yang dilakukan oleh tersangka, Rianto menjelaskan hingga saat ini dari hasil pemeriksaan hanya ditemukan unsur pemerasan.

“Tidak ada, hanya pemerasan saja jadi kalau mengambil kunci alat berat itu hanya awal perkara itu,” tandas Rianto.

Akibat perbuatanya, para pelaku di sangkakan pasal 368 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara.

Sekedar diketahui, 12 orang yang mengaku sebagai ormas berasal dari berbagai kota di Jawa Timur.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan