Bojonegoro – Penguatan peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Tim Posyandu terus dilakukan. Untuk itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, melantik Ketua TP PKK dan Ketua TP Posyandu dari 14 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Pelantikan berlangsung di Ruang Angling Dharma, lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi momen memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program PKK serta Posyandu agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan pentahelix, berbagai unsur diharapkan dapat saling melengkapi sesuai peran dan kapasitas masing-masing.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pelaksanaan program yang lebih terarah, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Keberadaan TP PKK dan TP Posyandu di tingkat kecamatan juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan peran kader sebagai penggerak pemberdayaan keluarga.
“Saya berharap para ketua yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan di wilayah masing-masing, serta menjalankan program secara aktif dan berkesinambungan,” katanya.
Sinergi antara TP PKK, TP Posyandu, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Bojonegoro.
Berikut TP Posyandu Kecamatan yang dilantik kecamatan Kedungadem, Margomulyo, Ngambon, Sekar, Trucuk, Malo, Kasiman, Temayang, Ngasem, Tambakrejo, Kepohbaru, Baureno, Gondang, dan Balen.














