Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Pimpin Langsung Gerakan Percepatan Misim Tanam

  • Bagikan

MADIUN – Lumpur sawah di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, menjadi saksi dikobarkannya semangat Gerakan Percepatan Tanam Seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Ndaru Kendaryanto, Camat Jiwan, Kapolsek Jiwan, Danramil Jiwan, serta Koordinator Penyuluh (Korluh). Mereka turun ke area persawahan dan ikut menanam padi bersama petani sebagai bentuk sinergi dalam mendorong percepatan tanam.

Gerakan tersebut bukan sekadar aktivitas menanam padi. Di balik setiap bibit yang ditancapkan ke tanah, terdapat pesan tentang pentingnya mempercepat musim tanam, mengoptimalkan lahan pertanian, menjaga produktivitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Ndaru Kendaryanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mendorong percepatan tanam secara serentak agar lahan pertanian dapat segera dimanfaatkan dan produksi pangan terus terjaga.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mendorong percepatan tanam, sehingga lahan pertanian bisa segera ditanami dan produktivitas pertanian dapat terus dijaga. Ini membutuhkan sinergi dan gerakan bersama, terutama pemerintah dan petani,” ujar Ndaru.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan petani turut menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendukung kelancaran kegiatan pertanian. Salah satunya adalah permohonan bantuan aliran listrik untuk mengoperasikan sumur sibel, yang dibutuhkan untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Selain persoalan pengairan, petani juga menyampaikan harapan agar ketersediaan dan penyaluran pupuk dapat berjalan lancar, sehingga kebutuhan sarana produksi dapat terpenuhi tepat waktu dan tidak menghambat proses budidaya.

Usulan tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan percepatan tanam. Sebab, percepatan tanam tidak hanya membutuhkan kesiapan lahan dan tenaga petani, tetapi juga dukungan irigasi, listrik untuk sarana pengairan, serta ketersediaan pupuk.

Ndaru berharap gerakan yang dilaksanakan di Kincang Wetan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pemantik percepatan tanam di wilayah lainnya.

Dari Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, gerakan itu dimulai. Pemerintah, jajaran kewilayahan, penyuluh dan petani turun bersama ke sawah, menyatukan langkah untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Benih ditancapkan hari ini. Air dialirkan, pupuk disiapkan, dan harapan ketahanan pangan ditumbuhkan untuk hari esok.(pgh)

  • Bagikan