Dari Rumah hingga Jalan Warga, Perkim Madiun Bergerak Nyata di Desa Bener

  • Bagikan

MADIUN | MMC –  Program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Saradan, tidak berhenti pada seremoni. Pemerintah Kabupaten Madiun membawa kerja nyata langsung ke tengah masyarakat, salah satunya melalui peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan akses jalan lingkungan.

Dalam rangkaian kegiatan Selasa (15/9/2026), jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti di sejumlah titik. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Madiun menjadi salah satu perangkat daerah yang terlibat langsung dalam intervensi tersebut.

Kegiatan dimulai dengan apel kerja bakti pada pukul 07.30–08.00 WIB, dilanjutkan kerja bakti pada penanganan RTLH. Pada pukul 09.00–09.30 WIB, kegiatan dilakukan melalui pemasangan genteng teras pada RTLH milik Sandi Viantoro di RT 24 serta rabat teras pada RTLH milik Andik Purnomo di RT 23.

Intervensi RTLH bukan sekadar membenahi bagian rumah yang rusak. Perbaikan hunian diarahkan untuk menciptakan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan sehat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem.

Dalam rangkaian Bahana Bersahaja tersebut, sebanyak lima unit RTLH di Desa Bener mendapat penanganan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, program Bahana Bersahaja memang dirancang untuk membawa pelayanan pemerintah lebih dekat kepada masyarakat sekaligus menindaklanjuti persoalan yang disampaikan warga.

“Program BAHANA Bersahaja ini menghadirkan 33 layanan dari pemerintah daerah, kita bawa ke desa. Harapan kami, masalah yang ada di desa ini bisa selesai,” kata Bupati.

Ia menyebut penanganan lima unit RTLH menjadi salah satu bentuk konkret tindak lanjut pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Termasuk rumah tidak layak dihuni, alhamdulillah kita bisa bangun lima unit rumah tidak layak ini. Kemudian jalan tadi juga alhamdulillah sudah bisa tembus, nanti listrik juga demikian,” ujarnya.

Menurut Bupati, pembangunan akses jalan tersebut juga merupakan tindak lanjut langsung dari aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam sarasehan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Madiun, Ir. Gunawi, menegaskan bahwa program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

 

Menurutnya, rumah bukan hanya persoalan bangunan, tetapi berkaitan dengan keamanan, kesehatan dan kualitas hidup keluarga yang menempatinya.

“Program perbaikan RTLH ini salah satu upaya untuk percepatan penanganan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gunawi.

Ia menambahkan, pemerintah berupaya memastikan masyarakat memperoleh tempat tinggal yang memenuhi aspek kelayakan, keamanan dan kesehatan.

“Ini menjadi bukti nyata komitmen dalam upaya intervensi pemerintah untuk memastikan setiap warga negara memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat,” pungkasnya.

Melalui kerja bakti pembangunan jalan dan rehabilitasi RTLH, Bahana Bersahaja di Desa Bener memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai proyek fisik. Di tingkat warga, pembangunan diterjemahkan menjadi jalan yang lebih mudah dilalui dan rumah yang lebih layak untuk dihuni.

Semangat gotong royong pun menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pemerintah hadir membawa program dan intervensi, sementara masyarakat terlibat langsung dalam pengerjaannya.(pgh)

  • Bagikan