MMCNEWS.ID | Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jombang diserbu ratusan warga. Bukan sekadar menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Alun-Alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah didampingi Bupati Jombang Warsubi beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Jombang.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai 336 orang. Bahkan, seluruh komoditas bahan pokok yang disediakan ludes terjual. Tak hanya itu, total transaksi dalam kegiatan tersebut menembus Rp60.309.000.
Menariknya, dari total transaksi tersebut, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal turut menyumbang perputaran ekonomi sebesar Rp3.119.000. Capaian ini menunjukkan bahwa pasar murah bukan hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan.
Khofifah bersama Warsubi memastikan kegiatan pasar murah berjalan tertib dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama di tengah kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok yang terjangkau.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih bersahabat. Di sisi lain, keterlibatan UMKM lokal juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Tingginya transaksi hingga lebih dari Rp60 juta dan habisnya seluruh komoditas menjadi gambaran bahwa pasar murah masih menjadi program yang dinantikan masyarakat. Bukan cuma soal harga murah, tetapi juga bagaimana kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Reporter: Adi














