Proyek SDN Ngumpul “Selesai” di Tengah Kepungan Sorotan, Kadisdik Jombang Baru Buka Suara Usai Proyek Lewat Tenggat

  • Bagikan

MMCNEWS.ID | Program revitalisasi SDN Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, akhirnya mencapai babak baru. Setelah sempat bungkam dan menghindar dari kejaran media, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Jombang, Wor Windari, akhirnya angkat bicara. Namun, pernyataan “proyek sudah 100% selesai” justru memicu polemik baru dan dianggap sebagai respons yang “telat panas”.

Senin (12/1/2026), saat tekanan publik memuncak terkait dugaan keterlambatan proyek yang didanai APBN 2025 ini, Wor Windari memberikan keterangan singkat. Ia mengklaim pekerjaan fisik telah rampung sepenuhnya.

​”Pekerjaan SD Ngumpul sudah selesai 100 persen, mas. Mohon maaf hari ini saya dinas luar ke Jakarta,” ujar Wor Windari melalui pesan singkat.

Sayangnya, klarifikasi ini dinilai sebagai upaya “pemadam kebakaran”. Pasalnya, konfirmasi berkali-kali yang dilayangkan awak media sebelumnya hanya menemui jalan buntu, hingga akhirnya berita miring mencuat ke permukaan.

Meski secara administratif diklaim rampung, kondisi faktual di SDN Ngumpul justru berbicara lain. Hasil investigasi lapangan pada hari yang sama menunjukkan potret yang memprihatinkan bagi dunia pendidikan.

Siswa dipaksa kembali ke kelas dalam kondisi ruangan yang masih kotor. Debu konstruksi tebal menempel di lantai dan dinding.

Alat kerja dan sisa material bangunan masih berserakan di area sekolah, mengancam keselamatan siswa yang sedang beraktivitas.

Muncul dugaan kuat bahwa aktivitas belajar mengajar dipaksakan dimulai hanya demi memberikan kesan proyek telah usai setelah disorot media.

Bukan hanya soal fisik, aroma tidak sedap juga tercium dari sisi administrasi. Proyek ini diketahui telah melampaui batas waktu yang tertera pada papan kegiatan. Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan belum mampu menjelaskan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan