Raker Komisi DPRD Bojonegoro dengan Dinas Perpustakan dan Kearsipan

  • Bagikan

Bojonegoro|mmcnews.id-, Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar rapat  yang di pimpin Khorul Anam dari Fraksi PPP dengan di dampingi para anggota legislatif bertempat di ruang Komisi A Jalan Veteran 84, Bojonegoro, Jawa – Timur. Pada Kamis (11/09/2025.

Khoirul Anam menekankan perlunya dinas tidak hanya fokus pada arsip kabupaten, melainkan juga merambah ke tingkat desa untuk memastikan dokumen vital masyarakat terjaga dengan baik.

“Desa harus menjadi bagian dari perhatian kita dalam urusan penyimpanan arsip. Dokumen seperti pethok C dan D desa harus kita prioritaskan agar tetap lestari,” tegasnya.

Disisi lain, Sudiyono, anggota Komisi A, melontarkan kritik konstruktif mengenai kondisi fisik gedung perpustakaan yang menurutnya masih jauh dari ekspektasi. Perbandingan dengan fasilitas serupa di kota lain mengindikasikan masih banyak ruang untuk perbaikan.

“Gedung kita seperti belum berubah banyak. Kita butuh revitalisasi agar bisa benar-benar menggaet anak-anak muda untuk gemar membaca,” ujarnya dengan nada optimis

Sementara itu, Erik Firdaus, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, merespons masukan dengan serius. Ia menjelaskan bahwa dinas telah mengusulkan metode perlindungan khusus untuk dokumen penting desa, seperti penggunaan tisu Jepang untuk mencegah kerusakan tulisan.

“Kami ingin arsip-arsip berharga ini bisa bertahan lama dan tetap bisa dibaca generasi mendatang,” kata Erik.

Rencana pembangunan gedung perpustakaan baru juga menjadi topik hangat. Erik mengungkapkan proposal telah diajukan sejak 2024, namun Pemkab meminta kajian ulang lokasi untuk memastikan strategis dan kenyamanan pengguna.

“Kami ingin anak-anak dan masyarakat bisa menikmati ruang baca yang betul-betul nyaman dan menginspirasi,” imbuhnya.

Ke depan, tambah Erik Firdaus, pihaknya menargetkan bisa melayani kebutuhan kearsipan secara lebih holistik, baik di kabupaten maupun desa, sembari terus menggalakkan budaya literasi.

“Mendorong masyarakat, khususnya anak-anak, untuk rajin membaca adalah misi kami,” tandasnya menambahkan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan