Sekretaris Satpol PP Kabupaten Boven Digoel Meminta semua Pihak Menghormati Perda Pelarangan miras

  • Bagikan
Img 20240316 Wa0000

Boven Digoel, Mmcnews – Sekertaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boven Digoel, Theodora Talubun, dengan tegas meminta semua pihak dan masyarakat untuk menghormati keputusan Peraturan Daerah (Perda) pelarangan miras. Dalam pernyataan yang dikeluarkannya hari ini, Talubun menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan banyak pihak dan masyarakat yang masih belum menghormati Perda tersebut.

“Memang saat ini pemerintah dan DPR sedang menggodok Perda pengendalian dan pengawasan miras. Nah jika sudah tersahkan, barulah seluruh pihak boleh berjualan dengan catatan mendapatkan izin yang sah dari pemerintah,” ucapnya kepada awak media ketika ditemui pada Kantor satpol PP Kabupaten Boven Digoel, Jumat (15/3/2024).

Lebih lanjut, Talubun juga menyerukan agar semua pihak tidak melakukan penjualan miras sementara waktu, hingga Perda pengendalian dan pengawasan miras disahkan. Dia menekankan pentingnya untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut serta melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh peredaran miras.

“Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh pihak dan lapisan masyarakat hingga dari pihak LMA, untuk turut bersama-sama mencegah peredaran miras di Kabupaten Boven Digoel. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam menjaga kesejahteraan dan keselamatan bersama,” imbuhnya.

Sekertaris Satpol PP, Theodora Talubun, menjelaskan hingga saat ini memang pihaknya belum bisa melakukan penertiban langsung terhadap aktivitas penjualan miras. Pasalnya masih terbentrok dengan aturan yang belum dibentuk dalam membuat peraturan khusus bagi satpol PP untuk membentuk manajemen khusus yang menangani peraturan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), termasuk penindakan terhadap penjualan miras.

“Jadi selama ini kami jika ingin melakukan penertiban miras, harus bekerja sama dengan pihak kepolisian. Karena memang kami masih belum bisa melakukan langsung untuk penetapannya miras, dikarenakan peraturan khusus untuk membuat manajemennya belum terbentuk,” sambungnya.

Talubun menambahkan bahwa manajemen yang ada di Satpol PP saat ini hanya terfokus pada penertiban baliho atau pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa pihaknya tetap akan berupaya semaksimal mungkin dalam menjaga ketertiban umum, meskipun terbatas dalam penindakan terhadap penjualan miras.

Dia juga mengungkapkan tahun ini pihaknya akan segera membuat manajemen khusus Trantibum dalam hal melakukan penertiban penjualan miras, yang hal itu harus segera dilakukan karena saat ini Pemda juga sedang menggodok Perda pengendalian dan pengawasan miras.

“Jadi tahun ini semua akan diselesaikan, mulai dari Perda pengendalian dan pengawasan miras, hingga peraturan khusus untuk pembentukan manajemen khusus yang menangani penertiban miras di luar sana,” tutupnya. (Linthon)

  • Bagikan