Kupang– Kurang lebih setahun Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma atau yang lebih dikenal Melky-Johny menjabat sebagai Gubernur dan wakil gubernur Provinsi Nusa tenggara timur (NTT). Sejumlah program kerja telah berhasil dilaksanakan, meskipun beberapa di antaranya sementara berjalan. Hal ini disampaikan Gubernur Melky dan Wagub Johny pada acara Coffe Morning bersama insan pers, Jumat, (19/12/2025).
Ada 10 Program Kerja yang tertuang dalam Dasa Cita Melky-Johny telah dan sementara dilaksanakan, di antaranya:
Dasa Cita pertama,
Penguatan ekonomi berbasis komunitas melalui program One Village One Product (OVOP), One Community One Product, dan One School One Product.
Pemerintah Provinsi NTT telah membangun sembilan NTT Mart yang tersebar di berbagai wilayah;
Dasa Cita ke-dua,
menempatkan milenial dan perempuan sebagai motor kreativitas lokal juga telah dijalankan melalui berbagai program pemberdayaan;
Dasa Cita ke-tiga,
Menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal. Diwujudkan melalui sejumlah agenda seperti Tour de NTT, Kupang Exotic Run, lomba pohon Natal yang direncanakan menjadi agenda tahunan, serta berbagai kegiatan bertajuk Exotic NTT;
Dasa Cita ke-empat,
Pemerintah Provinsi NTT fokus membantu warga kurang mampu melalui jaminan sosial, dengan target membantu 100 ribu orang melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan BPJS Ketenagakerjaan;
Dasa Cita ke-lima,
Program penanganan stunting. Pemprov NTT telah melatih kader posyandu untuk memerangi stunting dengan beberapa wilayah prioritas, salah satunya Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS);
Dasa Cita ke-enam,
Pemeoc NTT menyebut akan merencanakan pembangunan 10 sekolah vokasi berasrama di seluruh NTT. Sekolah-sekolah dimaksud mengadopsi konsep sekolah rakyat, yang mana peserta didik akan dibekali berbagai keterampilan. Kemudian secara khusus akan dibangun sekolah vokasi garam di Rote Ndao serta sekolah vokasi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Flores;















