TNI akan mengambil peran melalui patroli bersama dan komunikasi sosial di wilayah teritorial.
Beberapa poin utama peran TNI dalam sinergi ini meliputi,
Patroli Bersama, Mencegah Gangguan Keamanan Hutan (Kamhut).
Stabilitas Wilayah, Menjaga kondusivitas hutan sebagai penyokong ketahanan pangan.
Pendampingan Babinsa, Memastikan Koperasi Desa Merah Putih berjalan tepat sasaran untuk kesejahteraan warga.
Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh Administratur KPH Nganjuk, Dwi Puspitasari. Kehadiran dua pimpinan KPH ini menandakan adanya keseriusan dalam memitigasi risiko keamanan hutan di wilayah perbatasan Jombang dan Nganjuk.
Fokus utama ke depan adalah menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai wadah usaha bersama yang legal. Dengan begitu, hutan tetap terjaga, namun ekonomi warga desa sekitar tetap “berdenyut” kencang secara berkelanjutan.
Reporter: Adi















