MMCNEWS.ID | Pemerintah Kabupaten Jombang tancap gas di awal tahun 2026. Bertempat di Pendopo Kabupaten, Kamis (5/2/2026), Bupati Jombang Warsubi secara resmi meluncurkan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) serta Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) tahun anggaran 2026.
Agenda ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sinyal kuat komitmen Pemkab Jombang dalam mempercepat kemandirian ekonomi.
Dalam arahannya, Bupati Warsubi merinci total anggaran fantastis yang siap dikucurkan untuk mendukung gerak nadi 302 desa di Jombang.
Alokasi Dana Desa (ADD): Rp112,7 Miliar
Bagian Pajak Daerah: Rp30,2 Miliar
Retribusi Daerah: Rp1,9 Miliar
“Anggaran besar ini harus diimbangi dengan pengelolaan yang tertib. Perencanaan harus matang, transparan, dan pelaporan wajib tepat waktu,” tegas Bupati Warsubi di hadapan seluruh Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Jombang.
Bupati Warsubi memberikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan Jombang. Sejak 2020, Jombang telah bersih dari status desa tertinggal, dan memasuki 2025, mayoritas desa kini telah berstatus Desa Mandiri.
Namun, beliau mengingatkan bahwa perubahan nomenklatur menjadi Indeks Desa mulai tahun ini menuntut kapasitas pemerintahan desa yang lebih kuat. Fokus utamanya kini bergeser dari sekadar pembangunan infrastruktur menuju pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan.
“Ke depan, kita dorong program satu dusun tiga wirausaha. Kita ingin manfaat Musrenbang bukan sekadar angka di atas kertas, tapi nyata dirasakan masyarakat,” tambah Warsubi penuh semangat.
Selain ekonomi lokal, Bupati juga menginstruksikan desa-desa untuk menyukseskan program pusat, seperti.
Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Acara ini juga menjadi panggung penghargaan bagi desa-desa yang menunjukkan performa luar biasa di tahun 2025. Desa Gajah (Kec. Ngoro) berhasil menyabet Juara I penyusunan APBDes tercepat, sementara Desa Mojotrisno unggul dalam kategori Video Kreatif Desa.
Sisi humanis juga ditunjukkan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris perangkat desa dan petugas ambulans desa. Hal ini menegaskan komitmen Pemkab dalam memberikan perlindungan sosial bagi mereka yang berada di baris terdepan pelayanan masyarakat.
Kepala DPMD Jombang, Sudiro Setiono, berharap melalui sosialisasi ini, seluruh desa dapat segera mencairkan dan mengoptimalkan anggaran demi keberlanjutan pembangunan di Jombang.
Reporter: Adi















