SUMEDANG | MMCNews.id – Ternyata publik selama ini hanya melihat ujung gunung es! Hasil investigasi mendalam tim redaksi membongkar fakta mencengangkan: dugaan pengurasan BBM bersubsidi yang merajalela di Sumedang bukanlah ulah individu bernama Restu semata. Dia hanyalah pion belaka. Dalang sesungguhnya yang menguasai jalur gelap solar subsidi di sepanjang utara Jawa Barat tak lain adalah Sigit, sang residivis berbahaya.
Jaringan Sigit ternyata bukan main-main wilayah kerjanya. Ia membentangkan kekuasaan kejahatannya melintasi batas kabupaten: mulai dari Sumedang, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Indramayu, hingga Cirebon. Satu sindikat raksasa yang menggerogoti uang negara dan kebutuhan pokok rakyat secara terorganisir dan brutal.
Sumber terpercaya yang mendekati lingkaran dalam sindikat ini membuka rahasia besar:
“Restu itu hanya pion, hanya pejabat lapangan di satu daerah saja. Yang memegang kendali penuh, yang mengatur semuanya adalah Sigit. Dia residivis, sudah biasa main di dunia ini.”
Bukan hanya itu, terungkap pula nama-nama kunci yang menjalankan perintah Sigit di lapangan:
– Carles: Sosok yang dipercaya sebagai tangan kanan dan pelaksana utama operasi gelap di wilayah-wilayah kunci
– H. Odong: Nama besar yang turut terseret, diduga memiliki peran vital sebagai pelindung, penyedia modal, atau yang membuka jalan agar aturan hukum bisa dilanggar seenaknya
🔥 KEBUSUKAN YANG TAK TERKENDALI
Fakta ini semakin menampar wajah aparat penegak hukum. Bagaimana mungkin seorang residivis bisa bebas bergerak menguasai pasar gelap solar subsidi di delapan wilayah sekaligus tanpa ada yang berani menyentuhnya? Mengapa sampai hari ini Sigit masih berkeliaran bebas?
Sementara itu, Polres Sumedang masih asyik berdalih harus menunggu laporan warga, padahal struktur sindikat, nama dalang, kaki tangan, hingga wilayah operasinya sudah terbongkar lebar di hadapan mata publik. Apakah Sigit, Carles, dan H. Odong memang memiliki “kekuatan istimewa” yang membuat hukum menjadi buntu?
Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi masih terus memetakan jejak aliran dana, jaringan perlindungan, serta titik-titik SPBU yang menjadi sarang operasi sindikat Sigit ini. Kami tak akan berhenti sampai kebenaran utuh terungkap dan dalang sesungguhnya dibawa ke meja hijau!













