Ende, NTT- Mantan Bupati Ende sekaligus Ketua Pensiunan Pelabuhan Indonesia Sejahtera (P3IS), H. Djafar Ahmad, menggandeng CEO PT Jababeka dan perwakilan Cikarang Atlet Muslim (CAM), Setyono Djunaidi, untuk menyalurkan ribuan paket bantuan sembako kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Penyaluran bantuan mulai dilakukan pada Sabtu, (29/8) dengan salah satu titik penyerahan berlangsung di Desa Riaraja, Kecamatan Ende. Bantuan tersebut merupakan dukungan kemanusiaan dari Kawasan Industri Jababeka dan Cikarang Atlet Muslim bagi masyarakat yang terdampak gempa di Pulau Flores.
Djafar mengatakan bantuan itu diperoleh setelah dirinya berkomunikasi langsung dengan Setyono Djunaidi untuk menghimpun dukungan bagi warga terdampak bencana.
“Sebelum menjadi Wakil Bupati, saya bekerja di situ. Begitu ada musibah, saya langsung berkomunikasi dengan CEO perusahaan, Pak Setyono, dan alhamdulillah mendapat respons baik untuk memberikan bantuan sembako bagi korban gempa Flores,” kata Djafar saat menyerahkan bantuan di Desa Riaraja.
Menurut Djafar, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari pihak perusahaan dan komunitas yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak gempa. Sebagai alumni PT Jababeka, Djafar mengambil peran dalam mengoordinasikan penyaluran bantuan bersama tim relawan di lapangan.
Distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Ende, termasuk Kecamatan Ende, Nangapanda, Maukaro, Maurole dan Wolowaru. Penentuan wilayah penerima mengacu pada data serta peta dampak bencana yang tersedia dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini murni dari perusahaan untuk korban gempa. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati dan bantuan akan diserahkan sesuai data dari BNPB agar tepat sasaran,” ujarnya.
Ribuan paket sembako yang disiapkan berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, gula, susu dan mi instan. Djafar mengatakan distribusi akan terus dilakukan hingga seluruh bantuan tersalurkan kepada masyarakat terdampak.
“Paket sembako ada ribuan paket. Kita salurkan mulai hari ini dan tim relawan kita sudah ada di lapangan,” katanya.
Gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores dalam beberapa waktu terakhir telah memicu penyaluran bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Ende.
Melalui gerakan bertajuk “Bersatu Peduli, Bangkit Bersama”, Djafar berharap bantuan logistik tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta meringankan beban masyarakat yang masih menghadapi dampak pascabencana.
Ia juga mengajak berbagai pihak untuk turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Kepada semua saudara-saudari korban terdampak, semoga ini bisa meringankan beban kita semua. Selanjutnya saya juga ingin mengajak semua pihak untuk boleh membantu sanak saudara kita yang tengah dilanda kesulitan ini,” tutup Djafar.

















