MMCNEWS.ID | Proyek pemeliharaan jalan di ruas Jalan Brantas, Desa Tunggorono, Jombang, belakangan ini menjadi sorotan tajam warga. Menanggapi munculnya keluhan mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi, pihak pelaksana proyek akhirnya buka suara.
David Andre, perwakilan dari CV Raya Somo selaku pelaksana proyek, menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan telah dijalankan sesuai dengan spesifikasi teknis (spektek) dan desain yang tertuang dalam kontrak kerja.
Menepis anggapan warga bahwa ketebalan aspal hanya berkisar 2 hingga 3 sentimeter, David memastikan bahwa pihaknya telah menerapkan standar ketebalan 5 sentimeter untuk proyek dengan anggaran APBD Kabupaten Jombang 2026 senilai Rp120,8 juta ini.
Bahkan, untuk menjamin kualitas, pekerjaan tersebut telah melalui proses core drill atau uji petik sampel silinder aspal yang dilakukan langsung oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang.
“Pekerjaan itu kemarin sudah di-core dan diperiksa oleh Dinas PUPR. Kami meyakini hasilnya sudah memenuhi ketentuan teknis yang dipersyaratkan,” tegas David saat dikonfirmasi mmcnews.id, Rabu (10/6/2026).
Dalam penjelasannya, David merinci data teknis pengerjaan ruas jalan sepanjang 160 meter dengan lebar 3 meter tersebut. Dengan jenis aspal: Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Satu lapis sesuai perencanaan. Untuk ketebalan 5 sentimeter.
Uji core drill ini sendiri merupakan metode krusial dalam dunia konstruksi jalan untuk mengetahui tingkat kepadatan, ketebalan lapisan, hingga persentase rongga udara pada konstruksi perkerasan.
Sebelumnya, proyek ini memang sempat memicu pertanyaan dari masyarakat setempat. Selain kualitas aspal, warga sempat menyoroti minimnya informasi pada papan proyek yang tidak mencantumkan volume pekerjaan secara rinci, seperti panjang dan lebar jalan.
David menyatakan bahwa pihaknya menghargai perhatian warga terhadap infrastruktur di wilayah mereka. Ia berharap penjelasan mengenai hasil pemeriksaan teknis dari Dinas PUPR ini dapat memberikan titik terang terkait kualitas pengerjaan proyek tersebut.
Reporter: Adi















