Jelang Ramadan 1447 H, Bapanas dan Pemkab Jombang Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Pon

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Genderang menyambut bulan suci Ramadan 1447 H mulai ditabuh. Untuk memastikan dapur warga tetap “ngebul” tanpa beban harga yang mencekik, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon, Kaliwungu, Jumat (13/2/2026) pagi.

Bupati Jombang, Warsubi (Abah Bupati), memimpin langsung penyisiran stok pangan didampingi Wakil Bupati Salmanudin, Satgas Pangan, dan perwakilan Bulog. Turut hadir mengawal dari pusat, Puspa Dewi, S.E., Kasubag Tata Usaha Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas.

Dalam sidak tersebut, tim Satgas Pangan menyisir satu per satu stan pedagang. Hasilnya cukup melegakan. Meskipun ada fluktuasi, beberapa komoditas justru menunjukkan tren penurunan harga.

Berikut adalah pantauan harga terkini di Pasar Pon:

Cabai Rawit: Turun signifikan dari Rp80.000 menjadi Rp70.000/kg.

Beras SPHP (Medium): Stabil di angka Rp12.000/kg.

Beras Premium: Berada di kisaran Rp14.900/kg.

Daging Sapi: Terkontrol di angka Rp110.000/kg.

Bawang Putih: Mengalami penurunan ke harga Rp28.000/kg. Daging Ayam: Stabil di kisaran Rp28.000 – Rp29.000/kg.

“Fokus utama kami adalah memantau ketersediaan bahan pokok serta memastikan fluktuasi harga tetap dalam batas wajar. Jika terjadi lonjakan yang tidak terkendali, kami siap menggelar Operasi Pasar bersama Bulog,” tegas Bupati Warsubi di sela-sela kegiatannya.

Puspa Dewi dari Bapanas memberikan apresiasi terhadap kondisi pangan di Jombang. Ia mencatat bahwa harga cabai rawit di Jombang justru lebih rendah dibanding Kabupaten Kediri yang masih menyentuh angka Rp75.000. Begitu juga dengan bawang merah yang dibanderol Rp35.000, masih jauh di bawah standar harga acuan Rp41.000.

Meski demikian, Bapanas memberikan catatan penting bagi para pedagang untuk memangkas rantai distribusi.

“Kami menyarankan pedagang untuk langsung mengambil pasokan dari pabrik. Tujuannya agar harga jual ke masyarakat tetap sesuai regulasi dan tidak terbebani rantai distribusi yang terlalu panjang,” ujar Puspa Dewi.

Tak hanya sekadar memantau harga, Pemkab Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) juga bergerak nyata dengan menggelar Pasar Murah. Langkah ini ditujukan sebagai bentuk intervensi langsung bagi masyarakat menengah ke bawah agar tetap bisa menjangkau kebutuhan pokok jelang puasa.

“Secara keseluruhan, stok kebutuhan pokok di Jombang aman. Kondisi harga cukup stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyongsong Ramadan,” pungkas Bupati Warsubi.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan